Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Menumbuhkan Kedisiplinan dalam Belajar di Rumah

Masbabal.Com - Disiplin yang baik bukanlah dalam bentuk hukuman, melainkan sebuah instruksi karena hukuman dengan sendirinya akan membuat anak merasa marah, bingung, dan cenderung memberontak. Namun disiplin yang efektif mengajarkan tingkah laku yang baik sambil menghilangkan tingkah laku yang tidak baik.

Menumbuhkan Kedisiplinan dalam Belajar di Rumah

Menumbuhkan Kedisiplinan dalam Belajar di Rumah
Pemberian hukuman tampaknya merupakan cara untuk menghentikan tingkah laku yang kurang baik yang ditunjukkan anak. Tetapi cara itu tidak mengajarkan pada anak untuk mengubah tingkah laku mereka yang kurang baik menjadi baik. Untuk jangka yang pendek, dengan hukuman anak dapat mengubah tingkah lakunya, tetapi untuk jangka waktu yang panjang hukuman tidak menjadi jaminan sehingga anak dapat menunjukkan tingkah laku yang baik.

Namun disiplin yang baik dan positif adalah berpusat pada pengajaran dan bukan pada hukuman, yakni pendisiplinan yang dilakukan orang dewasa yang memperlakukan anak dengan respek dan harga diri. Disiplin yang baik juga akan membantu anak menjadi besar dengan percaya diri, bertanggung jawab dan tahu akan tindakannya yang pantas dipuji untuk mencapai suatu keberhasilan.
Peran orang tua dalam kedisiplinan belajar di rumah di antaranya menanamkan kedisiplinan sejak dini yang diharapkan akan membentuk karakter siswa agar senantiasa mempunyai tangung jawab terhadap dirinya sendiri maupun prestasi belajarnya ketika di sekolah.

Hal ini selaras dengan pendapat Burstein (Maria J. Wantah. 2005: 238) yang mengemukakan bahwa apabila upaya-upaya pembentukan disiplin dilakukan secara sistematis dan profesional, orang tua harus belajar menyusun dengan jelas aturan-aturan yang berlaku dalam keluarga.

Aturan dan kegiatan yang bisa dilakukan orang tua kepada anak di rumah:
a. Kegiatan anak sebelum di sekolah
1. Anak dilatih bangun selambat-lambatnya jam 05.00 pagi
2. Orang tua juga mengajarkan anak bahwa pada jam 06.00 anak harus berangkat ke sekolah agar tidak terlambat berangkat.

b. Kegiatan anak setelah pulang sekolah
1. Anak diingatkan, setelah pulang sekolah harus menggantikan pakaian sekolah dengan pakaian rumah atau pakaian rumah.
2. Anak diberi kesempatan bermain dengan teman sebaya atau dengan mainan sendiri.
3. Pada waktu istirahat siang anak harus tidur.

c. Kegiatan anak untuk istirahat siang
1. Orang tua harus memberikan perhatian khusus tentang waktu anak unutk beristirahat.
2. Orang tua hendaknya menyediakan jam meja berdasarkan jam yang ada anak belajar menata kegiatannya.

d. Kegiatan anak setelah istirahat siang
Hendaknya orang tua dapat menyusun jadwal tertentu mengenai kegiatan-kegiatan yang harus dilakukan anak seperti mewarnai gambar, pergi keluar rumah bersama sekedar mencari hiburan.

e. Kegiatan anak pada malam hari
1. Orang tua membuat jadwal kegiatan anak pada malam hari secara konsisten terutama waktu makan mala, belajar dan tidur.

Pentingnya peraturan yang ditegakkan di rumah menurut Larry J. Koenig (2003: 131) antara lain :
a. Peraturan akan mencegah dan mengurangi terjadinya suatu pertengkaran yang berkaitan dengan pekerjaan rumah.
b. Memotivasi anak membentuk kemampuan yang berkualitas.
c. Memotivasi anak menyelesaikan tugas pekerjaan rumah dengan tepat waktu.
d. Seorang anak akan termotivasi oleh dirinya sendiri untuk mengerjakan tugas sendiri.

Dari berbagai pendapat diatas, penulis menyimpulkan bahwa disiplin yang baik bukan dalam bentuk hukuman. Disiplin yang baik adalah mengajarkan tingkah laku yang baik dan meninggalkan tingkah laku yang tidak baik, karena disiplin berpusat pada pengajaran bukan pada hukuman.

Berlangganan via Email