Pelatihan Mandiri Modul 3 Pembinaan dan Komunikasi #MerdekaBelajar

Soal dan Kunci Jawaban Post Test Modul 3 Pembinaan dan Komunikasi Topik 9  Terbaru Merdeka Mengajar Semangat Guru 2 Kompetensi Nonteknis Kurikulum Merdeka

Modul 3 Pembinaan dan Komunikasi

Pada Modul ini Bapak/Ibu akan mempelajari 4 hal yaitu: 
  • Pentingnya membangun Kepercayaan terhadap Diri (Self Trust) dan Kepercayaan dalam Hubungan (Relationship Trust) untuk memperkuat relasi dengan coachee
  • Pentingnya filosofi coaching dan keterampilan mendengarkan aktif untuk menyatakan seorang coach hadir untuk coachee
  • Pentingnya coaching mindset untuk memunculkan pertanyaan-pertanyaan yang membantu peserta didik untuk berkembang
  • Pentingnya 8 kompetensi coaching dan prinsip umpan balik konstruktif (feedforward) untuk menginspirasi coachee mengembangkan dirinya
Daftar Materi:
  • Membangun trust
  • Hadir dan mendengarkan
  • Pertanyaan yang memberdayakan
  • 8 kompetensi coaching
Langkah Penyelesaian Modul
  • Belajar materi
  • Refleksi pembelajaran
  • Post Test

A. Membangun Trust: Karakter, Kompetensi, dan Konsistensi

Coach harus bisa menunjukkan bahwa ia terpercaya dan menciptakan suasana percaya (trust). Rasa percaya (trust) akan mendukung relasi yang baik untuk peserta didik mengoptimalkan potensinya. Dua hal penting untuk membangun kepercayaan yaitu Kepercayaan terhadap Diri (Self Trust) dan Kepercayaan dalam Hubungan (Relationship Trust). Kepercayaan terhadap Diri (Self-Trust) terdiri dari 2 prinsip yaitu karakter dan kompetensi. Kepercayaan dalam Hubungan (Relationship Trust) terdiri dari karakter dan kompetensi yang diwujudkan dalam perilaku.

Referensi:
Arsendatama, A.F. 2021. “Modul Executive Coach Certification Program”, Jakarta.
J. Passmore and Tracy S. 2020. Becoming a Coach. Springer Nature Switzerland AG
Pramudianto. 2020. Teacher as a Coach, Mentransformasi Cara Berpikir Guru dan Memerdekakan Siswa. Elex Media Komputindo, Jakarta,
Pramudianto. 2022. Spiderman Effect, mentransformasi pikiran melalui self coaching, Andi Offset, Yogyakarta

#Latihan Pemahaman

Soal
Terdapat dua hal penting dalam membangun kepercayaan dalam percakapan yaitu…
A. Kepercayaan terhadap Diri ( Self trust ) dan Kompetensi
B. Kepercayaan terhadap Diri ( Self trust ) dan Kepercayaan dalam Hubungan ( Relationship trust )
C. Kepercayaan dalam Hubungan ( Relationship trust ) dan Kompetensi
D. Kompetensi dan Karakter

B. Hadir dan mendengarkan

Komunikasi akan lebih efektif jika coach menunjukan kehadiran saat pembinaan berlangsung. Coach perlu menerapkan filosofi coaching yaitu Truthfulness, Responsibility, Self-Control, Timelineness (TRUST). Kehadiran artinya menghargai segala keunikan dan perbedaan coaching. Mendengarkan aktif adalah keterampilan untuk coach secara sadar hadir untuk coachee (peserta didik). Mendengarkan aktif tampil dari cara coach memberikan respon terhadap cerita coachee secara verbal maupun non verbal

Referensi :
Arsendatama, A.F. 2021. “Modul Executive Coach Certification Program”, Jakarta.
J. Passmore and Tracy S. 2020. Becoming a Coach. Springer Nature Switzerland AG
Pramudianto. 2020. Teacher as a Coach, Mentransformasi Cara Berpikir Guru dan Memerdekakan Siswa. Elex Media Komputindo, Jakarta,
Pramudianto. 2022. Spiderman Effect, mentransformasi pikiran melalui self coaching, Andi Offset, Yogyakarta

#Latihan Pemahaman

Soal
Salah satu kemampuan penting yang berkaitan dengan filosofi coaching adalah kemampuan mendengar aktif atau active listening. Active listening merupakan…
A. Kemampuan mendengarkan untuk menjawab
B. Kemampuan mendengarkan untuk berdebat
C. Kemampuan mendengarkan untuk memarahi dan menasihati
D. Kemampuan mendengarkan untuk memahami dan fokus pada klien
E. dengan masuk dalam dunianya, fokus di balik kata-kata, dan menghindari pikiran mengelana

C. Pertanyaan yang Memberdayakan

Memberikan pertanyaan perlu dengan coaching mindset yaitu Client Centered (Berpusat pada Klien), Curiosity (Rasa Ingin Tahu), Flexible (Fleksibel), Mindfulness (Waspada) dan New Possibilities (Kemungkinan-kemungkinan Baru). Client Centered atau Berpusat pada Klien artinya coach tidak mendominasi coachee (peserta didik). Curiosity atau Rasa Ingin Tahu artinya menumbuhkan rasa ingin belajar dan mengembangkan diri. Flexibility atau Fleksibilitas artinya terbuka untuk menerima dan belajar untuk beradaptasi. New possibilities atau Kemungkinan-kemungkinan Baru artinya membantu coachee untuk memiliki keyakinan baru dan menemukan makna untuk pertumbuhan dirinya

Referensi :
Arsendatama, A.F. 2021. “Modul Executive Coach Certification Program”, Jakarta.
J. Passmore and Tracy S. 2020. Becoming a Coach. Springer Nature Switzerland AG
Pramudianto. 2020. Teacher as a Coach, Mentransformasi Cara Berpikir Guru dan Memerdekakan Siswa. Elex Media Komputindo, Jakarta,
Pramudianto. 2022. Spiderman Effect, mentransformasi pikiran melalui self coaching, Andi Offset, Yogyakarta
#Latihan Pemahaman

Soal
Berikut ini merupakan bagian dari The Coaching Mindset, kecuali...
A. Grow Berkembang)
B. Client Centered Berpusat pada Klien)
C. Curiosity Rasa Ingin Tahu)
D. Mindfulness Waspada)

D. 8 Kompetensi Coaching

Prinsip coaching adalah bertanya dan menginspirasi coachee. Umpan balik coaching berorientasi pada masa depan atau konstruktif (feedforwarding). Coach perlu merefleksikan apakah proses coaching sesuai dengan 8 kompetensi coaching menurut International Coaching Federation (ICF). Dalam melakukan umpan balik perlu menggunakan 4 prinsip umpan balik konstruktif (feedforwarding) yaitu langsung, spesifik, faktor emosi, dan apresiasi.

Referensi :
Arsendatama, A.F. 2021. “Modul Executive Coach Certification Program”, Jakarta.
J. Passmore and Tracy S. 2020. Becoming a Coach. Springer Nature Switzerland AG
Pramudianto. 2020. Teacher as a Coach, Mentransformasi Cara Berpikir Guru dan Memerdekakan Siswa. Elex Media Komputindo, Jakarta,
Pramudianto. 2022. Spiderman Effect, mentransformasi pikiran melalui self coaching, Andi Offset, Yogyakarta

Kemampuan Memberikan Umpan Balik Konstruktif Kepada Peserta Didik

Setelah mempelajari seluruh materi pada modul Pembinaan dan Komunikasi, Bapak/Ibu bisa menggunakan file Lembar Refleksi untuk mengevaluasi kemampuan memberikan umpan balik konstruktif kepada peserta didik di kelas. Gunakan file Contoh Isian sebagai tolak ukur, jika Bapak/Ibu ingin mengisi lembar refleksi.

Unduh Lembar Refleksi - Pembinaan (docx) di sini

Unduh (Contoh Isian) - Lembar Refleksi, Pembinaan (pdf) di sini

Materi Bacaan Semangat Guru 2: Kompetensi Nonteknis Kurikulum Merdeka

Bapak/Ibu dapat menggunakan materi bacaan yang tersedia pada link untuk memahami praktik-praktik keterampilan kreativitas, berpikir kritis, dan pembinaan.

Semangat Guru 2: Kompetensi Nonteknis Kurikulum Merdeka

#Latihan Pemahaman

Soal
Berikut ini adalah prinsip praktik umpan balik konstruktif (feedforward), kecuali…
A. Faktor emosi
B. Apresiasi
C. Langsung
D. Mendengarkan

Soal dan Jawaban Post Test Modul 3 : Pembinaan dan Komunikasi

1. Istilah “Walk The Talk” memiliki arti berikut, kecuali…
A. Membuktikan suatu perkataan dengan tindakan
B.Mengucapkan sesuatu tanpa adanya tindakan
C. Menggantikan kata dengan tindakan
D. Melakukan apa yang kita ajarkan

2. Seorang Coachee (peserta didik) bercerita pada Coach mengenai kesalahan yang Ia perbuat. Saat mendengarkan, Coach langsung terbawa emosi dan memberikan judgment serta menasihati coachee tanpa mendengarkan lebih lanjut penjelasan dari coachee. Perilaku Coach dalam kasus tersebut tidak sesuai dengan salah satu Coaching Mindset, yaitu…
A. Mindfulness Waspada)
B. Curiosity Rasa Ingin Tahu)
C. Flexible Fleksibel)
D. Client-Centered Berpusat pada Klien)

3. Seorang guru didatangi oleh peserta didik yang sedang sedih dan ingin bercerita. Guru tersebut memberikan waktunya untuk mendengarkan cerita peserta didik tersebut. Pada saat mendengarkan, guru tersebut beberapa kali membuka handphonenya. Lalu, guru tersebut juga langsung menasihati peserta didik dan menanggapinya dengan panjang lebar. Menurut Anda, apakah yang dilakukan guru tersebut sudah benar jika dikaitkan dengan materi Mendengarkan Aktif (Active Listening)?
A. Belum benar, karena seharusnya guru tidak bermain handphone melainkan fokus pada perilaku dan cerita peserta didik serta hanya mendengarkan peserta didik sampai selesai bercerita tanpa perlu menasihati dan menanggapi dengan panjang lebar jika tidak diminta
B. Belum benar, karena seharusnya tidak bermain handphone, namun tetap harus menasihati dan menanggapi dengan panjang lebar
C. Sudah benar, tapi seharusnya menghibur peserta didik dengan mengajak bermain handphone bersama
D. Sudah benar secara keseluruhan

4. Saat sesi coaching, seorang coach menyadari bahwa coachee terlihat murung, sering menunduk, dan volume suaranya kecil. Ia menyimpulkan bahwa coachee sedang gelisah dan khawatir akan suatu hal. Untuk memastikan hal tersebut, Ia merangkum jawaban coachee dan memastikan kebenarannya. Hal yang dilakukan oleh Coach tersebut merupakan bagian dari 8 kompetensi International Coaching Federation, yaitu…
A. Mewujudkan pola pikir coaching
B. Membangkitkan kesadaran dengan memfasilitasi wawasan dan pembelajaran klien
C. Mempertahankan kehadiran dengan cara sepenuhnya sadar dan hadir bersama klien
D. Mendengarkan secara efektif