Pencarian Google

Memahami Pembelajaran Paradigma Baru

Memahami Pembelajaran Paradigma Baru

Apakah pembelajaran paradigma baru?. Pembelajaran paradigma baru memastikan praktik pembelajaran yang berpusat pada peserta didik.

Di jenjang Pendidikan Anak Usia Dini, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Atas, dengan paradigma baru ini, pembelajaran merupakan satu siklus yang berawal dari pemetaan standar kompetensi, perencanaan proses pembelajaran, dan pelaksanaan asesmen untuk memperbaiki pembelajaran sehingga peserta didik dapat mencapai kompetensi yang diharapkan.

Sementara pada Pendidikan Khusus, sebelum masuk pada tahapan pementaan standar kompetensi dan seterusnya hingga pemanfaatan asesmen untuk perbaikan pembelajaran, siklus ini diawali dengan asesmen diagnostik.

Pada jenjang PAUD, SD, SMP, SMA dan SMK, asesmen diagnostik juga dilakukan, namun terdapat perbedaan pemanfaatan hasil asesmen diagnostik pada Pendidikan Khusus dibanding dengan jenjang lainnya.
Pada jenjang PAUD, SD, SMP, SMA dan SMK, asesmen diagnostik juga dilakukan, namun terdapat perbedaan pemanfaatan hasil asesmen diagnostik pada Pendidikan Khusus dibanding dengan jenjang lainnya


Pada Pendidikan Khusus, hasil asesmen diagnostik tidak hanya dipergunakan untuk menentukan penyesuain pembelajaran, namun juga digunakan untuk menentukan kedudukan peserta didik pada fase dalam CP yang sesuai dengan kemampuannya, alur tujuan pembelajaran, modul ajar, menyusun program pembelajaran individual (PPI), dan program kebutuhan khusus.

Pada Pendidikan Khusus, hasil asesmen diagnostik tidak hanya dipergunakan untuk menentukan penyesuain pembelajaran, namun juga digunakan untuk menentukan kedudukan peserta didik pada fase dalam CP yang sesuai dengan kemampuannya, alur tujuan pembelajaran, modul ajar, menyusun program pembelajaran individual (PPI), dan program kebutuhan khusus

Pembelajaran paradigma baru memberikan keleluasaan bagi pendidik untuk merumuskan rancangan pembelajaran dan asesmen sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan peserta didik.

Pada pembelajaran paradigma baru, Profil Pelajar Pancasila berperan menjadi penuntun arah yang memandu segala kebijakan dan pembaharuan dalam sistem pendidikan Indonesia, termasuk pembelajaran, dan asesmen.