Notification

×

Kategori Berita

Cari Artikel

Iklan 1

Iklan 2

Konsep Proses Pemrofilan Perkembangan Literasi

Tuesday, November 30, 2021 | 11/30/2021 WIB
Pelaksanaan Gerakan Literasi Sekolah (GLS) di beberapa daerah terdapat beberapa praktik, mulai dari praktik baik sampai miskonsepsi praktik. Proses pelaksanaan program literasi di sekolah, dilaksmuridan sesuai dengan pemahaman SDM dan prasarana yang ada. Salah satu tanda sekolah telah melaksanakan program GLS adalah adanya pojok baca dan pohon literasi.

Konsep Proses Pemrofilan Perkembangan Literasi

Beberapa sekolah menyusun program dengan melihat praktik baik yang ada di lembaga lain. Harapannya dengan meniru praktik baik yang ada GLS dapat berjalan sebagaimana yang terjadi pada satu sekolah.

Fakta menunjukkan banyak faktor yang mempengaruhi keberhasilan program GLS di sekolah. Salah satu komponen yang sering luput saat perencanaan program adalah informasi profil perkembangan literasi murid siswa. Program yang tersusun baik ketika diterapkan tanpa memperhitungkan profil perkembangan tentu hasilnya tidak sesuai harapan.

Salah satu cara untuk mendapatkan profil perkembangan literasi siswa, kam telah melaksanakan dengan cara yang sederhana dan mudah berdasarkan perkembangan literasi murid dilihat dari tiga komponen yaitu: pengetahuan bahasa, keterampilan berbahasa dan perkembangan proses berpikir murid.

Dari ketiga komponen tersebut dapat diperoleh data perkembangan literasi yang seharusnya dicapai oleh murid sesuai dengan usianya.

Untuk melaksanakan proses pemrofilan perkembangan literasi murid dibagi menjadi 3 kelompok yaitu: kelompok kelas 1-3 SD, kelompok kelas 4-7 dan kelompok kelas 8-12.

Cara pemrofilan ini dapat dilakukan oleh guru. Pada tingkat sekolah dasar proses pemrofilan bisa dilakukan oleh guru kelas. Untuk tingkat SMP dan SMA bisa dilakukan oleh wali kelas berkolaborasi dengan guru bahasa Indonesia. Untuk kelas 8-12 sebaiknya dilengkapi dengan tes UKBI yang diselenggarakan oleh Badan Bahasa.

Hasil untuk murid SMP adalah pada predikat semenjana dan level SMA pada predikat madya sesuai dengan aturan pemerintah. 

1. Proses pemrofilan literasi kelas 1-3

Cara  Pemrofilan:
  • Sediakaan 3 topik yang dekat dengan murid; kegemaran, makanan kesukaan, tempat yang berkesan.
  • Minta murid untuk memilih salah satu topik.
  • Siapkan alat perekam dan pencatat waktu.
  • Ketika murid sudah memilih satu topik, berikan kesempatan murid bercerita selama satu menit.

Sasaran Observasi:
  • Unsur pengetahuan bahasa : pilihan kata, kalimat.
  • Unsur keterampilan berbahasa: keterampilan  berbicara  dilihat dari  nada, tempo, dan jeda.

2. Proses pemrofilan literasi kelas 4-7

Cara  Pemrofilan:
  • Sediakan 3 topik yang dekat dengan murid; kegemaran, makanan kesukaan, tempat yang berkesan.
  • Minta murid untuk memilih salah satu topik.
  • Siapkan alat pencatat waktu.
  • Ketika murid sudah memilih satu topik, berikan kesempatan murid menulis selama 5 menit.

Sasaran Observasi:
  • Unsur pengetahuan bahasa : pilihan kata, kalimat.
  • Unsur keterampilan berbahasa: menulis dilihat dari aturan bahasa tulis yaitu penggunaan tanda baca dan huruf kapital.

3. Proses Pemrofilan kelas 8-12

Cara  Pemrofilan:
  • Sediaan 5 topik yang dekat dengan murid; kegemaran, makanan kesukaan, tempat yang berkesan, peminatan, buku/film yang paling berkesan.
  • Minta murid untuk memilih salah satu topik.
  • Siapkan alat pencatat waktu.
  • Ketika murid sudah memilih satu topik, berikan kesempatan murid menulis selama 3 menit.

Sasaran Observasi:
  • Unsur pengetahuan bahasa: pilihan kata, kalimat, paragraf, tata bahasa.
  • Unsur keterampilan berbahasa: menulis dilihat dari  penggunaan tanda baca, penggunaan huruf kapital dan keruntutan kalimat dalam paragraf.

Proses Analisis Hasil Pemrofilan

1. Profil kelas 1-3

Cara membaca data:
  • Dengarkan rekaman.
  • Siapkan instrumen observasi
  • Kata: pilihan kata sesuai topik; kalimat tampak pada jeda; nada menunjukkan jenis kalimat dan tempo untuk kejelasan informasi.
  • Rentang nilai 1= kurang sesuai; 2=sesuai; 3=sangat sesuai

2. Profil kelas 4-7

Cara membaca data:
  • Bacalah hasil tulisan murid.
  • Siapkan insrumen observasi.
  • Kata: pilihan kata konsep-kata tugas; kalimat: diawali dengan huruf kapital dan diakhiri dengan titik; tanda baca lain sesuai kebutuhan (koma, tanda tanya)
  • Rentang nilai 1= kurang sesuai; 2=sesuai; 3=sangat sesuai

3. Profil kelas 8-12

Cara membaca data:
  • Bacalah hasil tulisan murid.
  • Siapkan insrumen observasi.
  • Kata: pilihan kata konsep-kata tugas; kalimat: terdapat unsur subyek dan predikat; tanda baca lain sesuai kebutuhan (koma, tanda tanya, tanda seru, tanda kutip)
  • Rentang nilai 1= kurang sesuai; 2=sesuai; 3=sangat sesuai