Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Contoh Soal Kompetensi Teknis PGSD IPA P3K

Dibawah ini ada beberapa Soal Kompetensi Teknis Bidang IPS Guru PGSD. Kisi-kisi Soal dan Pembahasan Kompetensi Teknis P3K PGSD IPA.

Soal Kompetensi Teknis PGSD IPA mengacu kepada Kisi-kisi Soal PPG PGSD IPA tahun 2021. Soal ujian Uji Kompetensi Teknis PGSD lengkap dengan Kunci jawaban. Untuk Contoh Soal lainnya tentang Kompetensi Teknis PGSD IPA bisa lihat di sini. SOAL PGSD IPA P3K.

Soal PPPK Paling Populer

📘 Soal Tes Uji Kompetensi Teknis. Open

📘 Soal Kompetensi Manajerial. Open

📘 Soal Kompetensi Sosial Kultural. Open

📘 Soal Tes Wawancara Berbasis Komputer. Open


Soal Kompetensi Teknis Bidang IPA Guru PGSD. Kisi-kisi Soal dan Pembahasan Kompetensi Teknis P3K PGSD IPA. SOAL PGSD IPA P3K

Contoh Soal Kompetensi Teknis PGSD IPA P3K

Soal 1. Pak Ranto akan mengajarkan materi IPA tentang konsep pemuaian pada logam kepada para siswanya. Pembelajaran dilaksanakan dalam setting model pembelajaran kooperatif melalui pembentukan kelompok-kelompok kecil. Kegiatan diarahkan pada upaya membuktikan bahwa sebagian besar logam apabila dipanasi akan memuai. Metode yang sebaiknya digunakan pak Ranto adalah ... .
A. demonstrasi 
B. eksperimen
C. tanya-jawab
D. diskusi
E. ceramah

Pembahasan
Kegiatan untuk membuktikan bahwa sebagian besar logam apabila dipanasi akan memuai lebih sesuai disajikan dengan metode eksperimen. Metode eksperimen merupakan cara penyajian pelajaran, di mana siswa melakukan percobaan dengan mengalami sendiri sesuatu yang dipelajari melalui kegiatan terinci yang direncanakan untuk menghasilkan data dalamrangka menjawab suatu masalah atau menguji sesuatu hipotesis. Jawaban: B

Soal 2. Perhatikan pernyataan tentang tugas praktik di bawah ini!
Disediakan kantung plastik, benang, dan telur mentah. Rancanglah sebuah parasut sederhana menggunakan bahan yang disediakan untuk menurunkan atau menjatuhkan telur mentah dari ketinggian tertentu agar tidak pecah. Rubrik yang sesuai untuk memberikan penilaian terhadap siswa bahwa siswa kreatif melakukan percobaan sesuai soal tersebut adalah … .
A. siswa diberikan nilai sempurna apabila berhasil membuat parasut sederhana walaupun tidak mampu menjatuhkan telur dari ketinggian tertentu dengan tidak pecah.
B. siswa diberikan nilai sempurna apabila mampu bekerja sama dengan siswa lainnya untuk membuat parasut sederhana.
C. siswa diberikan nilai sempurna apabila membuat parasut dengan diujicoba terlebih dahulu menggunakan kerikil atau bahan lain yang memiliki massa hampir sama dengan massa telur mentah
D. siswa diberikan nilai sempurna apabila telah membuat parasut dengani bantuan bimbingan guru dan menyelesaikannya tepat waktu walaupun parasut tidak dapat diterbangkan
E. siswa diberikan nilai sempurna apabila membuat parasut dengan menghabiskan kantung plastik paling sedikit walaupun parasut tidak dapat diterbangkan

Pembahasan
Rubrik penilaian terhadap kemampuan dan kreativitas siswa dalam melakukan percobaan sesuai soal tersebut yaitu: siswa diberikan nilai sempurna apabila membuat parasut dengan diujicoba terlebih dahulu menggunakan kerikil atau bahan lain yang memiliki massa hampir sama dengan massa telur Hal ini dikarenakan ada unsur kreatif melalui ujicoba parasut pada kerikil atau bahan lain yang massanya mendekati massa telur mentah. Jawaban: C

Soal 3. Soal di bawah ini yang dapat digunakan untuk mengukur kemampuan berpikir tingkat tinggi materi IPA adalah… .
A. benda-benda apa sajakah yang dapat ditarik magnet!
B. apa yang kalian ketahui tentang gaya magnet?
C. mengapa peniti dalam kotak kertas dapat ditarik magnet yang di taruh di luar kotak?
D. sebutkan macam-macam magnet berdasarkan bentuknya!
E. apa yang dimaksud dengan magnet buatan?

Pembahasan
Soal yang digunakan untuk mengukur kemampuan berpikir tingkat tinggi harus melibatkan keterampilan berpikir siswa dan mampu mengembangkan keterampilan pemecahan masalah terhadap masalah yang disajikan guru. Salah satunya ditandai dengan kata Tanya mengapa atau bagaimana. Jawaban: C

Soal 4. Bu Santi hendak membelajarkan materi gelombang bunyi di kelas sekaligus ingin melakukan PTK. Pada pembelajaran yang pernah dilakukannya banyak siswa yang tidak dapat mencapai KKM. Ia bingung masalah apa yang hendak diangkat dalam penelitian. Bu Santi mencoba membuat pertanyaan refl eksi terhadap pembelajarannya. Contoh pertanyaan yang dapat membantu Bu Santi mengidentifi kasi masalah PTKnya adalah … .
A. Apakah faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya perambatan bunyi?
B. Apakah strategi pemberian tugas dan jenis bahan pelajaran yang diberikan dalam pembelajaran gelombang bunyi cukup menantang siswa?
C. Bagaimana cara membuktikan hubungan antara medium perambatan dan kecepatan merambat bunyi?
D. Apakah kebiasaan sarapan pagi berpengaruh terhadap hasil belajar siswa dalam pelajaran gelombang bunyi?
E. Bagaimana cara mendemonstrasikan gejala perambatan gelombang bunyi pada benda padat

Pembahasan
Permasalahan yang diambil sebagai rumusan permasalahan dalam PTK berkaitan dengan upaya peningkatan kualitas proses pembelajaran sehingga diharapkan berdampak pada aktivitas siswa yang mampu membantu memperbaiki hasil belajarnya. Salah satu contohnya pada kasus yang diberikan pada soal yaitu dengan memikirkan apakah suatu strategi cukup memberikan tantangan bagi siswa selama proses pembelajaran Jawaban: B

Soal 5. Untuk menyelidiki pengaruh sinar matahari terhadap pertumbuhan tanaman maka seorang siswa SD melakukan percobaan dengan menanam beberapa biji kacang hijau yang diambil dari tanaman kacang hijau varietas tertentu pada 3 media tanam yang sama. Media tanam tersebut diletakkan di kamar, di halaman, dan di ruang tamu. Setiap hari pada jam 11.00 siswa mengamati pertambahan panjang batang dalam tiga media tanam yang diletakkan pada lokasi yang berbeda tersebut.
Berdasarkan kegiatan tersebut, yang menjadi variabel terikat adalah ... .
A. jenis media tanam
B.pertambahan panjang batang
C. jenis kacang hijau
D. lokasi untuk meletakkan media tanam
E. waktu pengamatan

Pembahasan
Variabel adalah segala sesuatu yang akan menjadi objek pengamatan dalam penelitian (atau sebagai gejala sesuatu yang bervariasi). Variabel penelitian dibedakan menjadi:
1. Variabel bebas atau variabel penyebab (independent variables) Variabel bebas adalah variabel yang menyebabkan atau memengaruhi, yaitu faktor-faktor yang diukur, dimanipulasi atau dipilih oleh peneliti untuk menentukan hubungan antara fenomena yang diobservasi atau diamati.
2. Variabel terikat atau variabel tergantung (dependent variables) Variabel terikat adalah faktor-faktor yang diobservasi dan diukur untuk menentukan adanya pengaruh variabel bebas, yaitu faktor yang muncul, atau tidak muncul, atau berubah sesuai dengan yang diperkenalkan oleh peneliti. Berdasarkan contoh kasus yang diberikan maka variabel terikatnya adalah pertambahan panjang batang Jawaban : B

Soal 6. Besi yang dibiarkan di ruang terbuka akan mudah berkarat. Hal ini disebabkan oleh … .
A. besi di ruang terbuka mudah mengalami penyusutan massa
B. udara mengandung partikel air yang dapat bereaksi dengan besi
C. udara yang dingin dapat membuat besi rusak
D. suhu udara berubah-ubah
E. besi tidak tahan udara panas

Pembahasan
Korosi adalah kerusakan atau degradasi logam akibat reaksi antara suatu logam dengan berbagai zat di lingkungannya yang menghasilkan senyawa-senyawa yang tidak dikehendaki. Dalam bahasa sehari hari, korosi disebut perkaratan. Besi di ruang terbuka akan mudah bereaksi dengan partikel air yang terkandung di udara. Jawaban: B

Soal 7. Perhatikan gambar di bawah!


Fungsi rangka yang ditunjukkan oleh nomor 2 pada gambar di samping adalah … .
A. menopang berdirinya tubuh
B. melekatnya otot tulang belakang
C. melindungi organ tubuh yang penting
D. tempat melekatnya otot tangan
E. melindungi sumsum tulang belakang

Pembahasan
Perhatikan gambar struktur rangka berikut.

Fungsi rangka pada nomor 2 adalah melindungi organ tubuh yang penting.
Jawaban: C

Soal 8. Salah satu kegiatan ekstrakurikuler yang diikuti oleh Gading di sekolahnya adalah bela diri. Untuk berlatih tenaga dalam dia menggunakan pernafasan perut. Mekanisme inspirasi pernafasan perut adalah…
A. otot antar tulang rusuk berkontraksi - tulang rusuk terangkat – rongga dada membesar – volume rongga dada membesar – tekanan udara rongga dada turun – udara luar masuk paru-paru
B. diafragma berkontraksi – volume rongga dada besar – tekanan udara rongga dada menurun – udara luar masuk paru-paru
C. otot antar tulang rusuk relaksasi - tulang rusuk turun – rongga dada mengecil – volume rongga dada mengecil – tekanan udara rongga dada besar – udara keluar dari paru-paru
D. diafragma relaksasi – volume rongga dada turun – tekanan udara rongga dada besar – udara luar masuk paru-paru
E. otot antar tulang rusuk berkontraksi - tulang rusuk turun – rongga dada mengecil – volume rongga dada turun – tekanan udara rongga dada membesar – udara luar masuk paru-paru

Pembahasan
Pernapasan perut adalah pernapasan yang melibatkan otot diafragma. Mekanismenya dapat dibedakan sebagai berikut.
1. Fase inspirasi. Fase ini merupakan fase kontraksi otot diafragma sehingga rongga dada membesar, akibatnya tekanan dalam rongga dada menjadi lebih kecil daripada tekanan di luar sehingga udara luar yang kaya oksigen masuk.
2. Fase ekspirasi. Fase ini merupakan fase relaksasi atau kembalinya otot diaframa ke posisi semula yang dikuti oleh turunnya tulang rusuk sehingga rongga dada menjadi kecil. Sebagai akibatnya, tekanan di dalam rongga dada menjadi lebih besar daripada tekanan luar, sehingga udara dalam rongga dada yang kaya karbon dioksida keluar. Jawaban: B

Soal 9. Santan kelapa dibuat dengan cara memisahkan campuran santan, air dan ampas kelapa. Cara pemisahan demikian ini merupakan salah satu contoh cara pemisahan materi dengan cara … .
A. filtrasi
B. kristalisasi 
C. sublimasi
D. kromatografi
E. destilasi

Pembahasan
Santan kelapa dibuat dengan cara memisahkan campuran santan, air dan ampas kelapa menggunakan saringan. Dengan menggunakan saringan yang berpori-pori kecil, santan kelapa dapat melewati lubang saringan dan ampas kelapa tertahan dalam saringan. Cara pemisahan materi demikian ini disebut sebagai penyaringan atau fi ltrasi. Jawaban: A

Soal 10. Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut ini!
(1) Tanaman yang dihasilkan memiliki perakaran yang kuat.
(2) Dapat menghasilkan varietas-varietas baru
(3) Kualitas tanaman baru dapat diketahui setelah tanaman berbuah
(4) Tanaman baru yang dihasilkan belum tentu memiliki sifat yang sama dengan induknya.
(5) Biaya yang dikeluarkan relatif murah.
(6) Umur tanaman akan lebih lama.
(7) Varietas yang baru muncul belum tentu lebih baik.
(8) Waktu berbuah lebih lama.
Pernyataan di atas yang merupakan kelebihan teknik perkembangbiakan tumbuhan secara generatif adalah …

A. (1), (2), (3), dan (6)
B. (1), (2), (5), dan (6)
C. (1), (3), (4), dan (6)
D. (1), (2), (3), dan (4)
E. (5), (6), (7), dan (8)

Pembahasan
Kelebihan perbanyakan tanaman secara generatif ini antara lain :
a. Tanaman yang dihasilkan memiliki perakaran yang kuat.
b. Biaya yang dikeluarkan relatif murah.
c. Umur tanaman akan lebih lama.
d. Dapat menghasilkan varietas-varietas baru, yaitu dengan cara menyilangkan.

Kelemahan perbanyakan tanaman secara generatif antara lain :
a. Tanaman baru yang dihasilkan belum tentu memiliki sifat yang sama dengan induknya.
b. Varietas yang baru muncul belum tentu lebih baik.
c. Waktu berbuah lebih lama.
d. Kualitas tanaman baru diketahui setelah tanaman berbuah. Jawaban: B

Soal 11. Seorang siswa melakukan percobaan bunyi dengan menggetarkan garpu tala dimulut tabung sambil mengisi tabung dengan air sedikit demi sedikit. suara garpu tala terdengar paling keras ketika air mencapai ketinggian 10 cm .
Berdasarkan data di atas panjang gelombang garpu tala adalah … .
A. 60 cm
B. 120 cm
C. 240 cm
D. 360 cm
E. 480 cm

Pembahasan
Resonansi adalah persitiwa ikut bergetarnya suatu benda saat benda lain bergetar. Hal ini dapat terjadi jika kedua benda ini memiliki frekuensi yang sama. Peristiwa resonansi akan memperkuat bunyi aslinya. Pada soal ini, disebutkan bahwa pada saat tinggi air 10 cm, suara garpu tala terdengar paling keras. Hal ini terjadi karena rambatan gelombang di air saat ketinggiannya 10 cm memiliki frekuensi yang sama dengan frekuensi garpu tala, sehingga terjadi resonansi dan suara garpu tala menjadi keras.

Rumus resonansi garpu tala adalah sebagai berikut
Dimana
l = panjang kolom udara di atas permukaan air di dalam tabung
n = resonansi ke-n
λ = panjang gelombang

Saat air mencapai 10 cm, maka
l = tinggi tabung - tinggi air
l = 100 cm - 10 cm
l = 90 cm

Pada soal, saat air mencapai 10 cm, terjadi resonansi pertama. Panjang gelombang ditentukan menggunakan rumus resonansi:
90 = λ/4
90 x 4 = λ
λ = 360 cm. Jawaban: D

Soal 12. Lihat Gambar di bawah ini
Pemasangan rel kereta api yang diberi tanda X dimaksudkan untuk … .
Pemasangan rel kereta api yang diberi tanda X dimaksudkan untuk … .
A. pada waktu udara dingin rel tetap lurus
B. pada waktu kereta direm rel tidak bengkok
C. pada siang hari yang terik rel tidak bengkok
D. pada malam hari yang dingin rel tidak bengkok
E. pada waktu dilewati kereta rel tidak goyang

Pembahasan
Pemasangan sambungan rel kereta api merupakan salah satu contoh penerapan konsep kalor dalam kehidupan sehari-hari. Pemasangan dibuat agar terdapat jarak (celah) antar ujung sambungan agar ketika siang hari yang terik terjadi pemuaian pada rel kereta api tidak mengalami pembengkokan sehingga perjalanan kereta api tetap lancer dan aman.
Jawaban : C

Soal 13. Lihat dan Perhatikan Gambar di bawah ini.
Pada lukisan jalannya sinar sejajar yang jatuh pada lensa mata, ternyata sinar biasnya jatuh seperti tampak pada gambar. Jenis cacat mata yang dialami mata tersebut dan jenis lensa untuk menolong cacat mata tersebut adalah

Perhatikan Gambar!
Pada lukisan jalannya sinar sejajar yang jatuh pada lensa mata, ternyata sinar biasnya jatuh seperti tampak pada gambar. Jenis cacat mata yang dialami mata tersebut dan jenis lensa untuk menolong cacat mata tersebut adalah … .
A. hipermetropi, lensa cekung
B. hipermetropi, lensa cembung
C. miopi, lensa cekung
D. miopi, lensa cembung
E. emetropi, lensa cekung

Pembahasan
Berdasarkan jangkauan pandang, mata manusia dibedakan menjadi dua macam, yaitu mata normal (emetropi) dan mata cacat.
1. Mata Normal (Emetropi)
Jarak terdekat yang dapat difokuskan mata disebut titik dekat mata (PP = punctum proximum). Untuk orang dewasa muda biasanya mempunyai titik dekat 25 cm, walaupun anak-anak sering kali bisa memfokuskan benda pada jarak 10 cm.

2. Rabun Jauh (Miopi)
Mata miopi atau rabun jauh adalah mata yang hanya dapat memfokuskan benda pada jarak dekat. Titik jauh mata (PR) tidak berada pada tak berhingga tetapi jarak yang lebih dekat, sehingga benda jauh tidak terlihat jelas. Rabun jauh atau miopi biasanya disebabkan oleh lensa mata yang terlalu cembung, sehingga bayangan benda yang jauh terfokus (jatuh) di depan retina.
Mata miopi atau rabun jauh adalah mata yang hanya dapat memfokuskan benda pada jarak dekat. Titik jauh mata (PR) tidak berada pada tak berhingga tetapi jarak yang lebih dekat, sehingga benda jauh tidak terlihat jelas. Rabun jauh atau miopi biasanya disebabkan oleh lensa mata yang terlalu cembung, sehingga bayangan benda yang jauh terfokus (jatuh) di depan retina

3. Rabun Dekat (Hipermetropi)
Hipermetropi atau rabun dekat adalah mata yang tidak dapat memfokuskan benda pada jarak dekat. Walaupun benda-benda jauh biasanya terlihat jelas, titik dekat (PP) agak lebih besar dari mata “normal” 25 cm, yang menyebabkan sulit membaca. Kelainan ini disebabkan lensa mata terlalu pipih sehingga bayangan benda yang dilihat terbentuk di belakang retina.
Hipermetropi atau rabun dekat adalah mata yang tidak dapat memfokuskan benda pada jarak dekat. Walaupun benda-benda jauh biasanya terlihat jelas, titik dekat (PP) agak lebih besar dari mata “normal” 25 cm, yang menyebabkan sulit membaca. Kelainan ini disebabkan lensa mata terlalu pipih sehingga bayangan benda yang dilihat terbentuk di belakang retina.

4. Mata Tua (Presbiopi)
Orang-orang yang sudah tua, biasanya daya akomodasinya sudah berkurang. Pada matapresbiopi, titik dekatnya lebih jauh daripada titik dekat mata normal (titik dekat > 25 cm) dan titik jauhnya lebih dekat daripada titik jauh mata normal (titik jauh < ~). Oleh karena itu, penderita presbiopi tidak dapat melihat benda-benda yang letaknya dekat maupun jauh Untuk dapat melihat jauh dengan jelas dan untuk membaca pada jarak normal, penderita presbiopi dapat ditolong dengan kacamata berlensa rangkap (kacamata bifokal). Kacamata bifokal adalah kaca mata yang terdiri atas dua lensa, yaitu lensa cekung dan lensa cembung. Lensa cekung berfungsi untuk melihat benda jauh dan lensa cembung untuk melihat benda dekat/membaca.

5. Astigmatisma
Astigmatisma biasanya disebabkan oleh kornea atau lensa yang kurang bundar sehingga benda titik difokuskan sebagai garis pendek, yang mengaburkan bayangan. Hal ini dikarenakan kornea berbentuk sferis dengan bagian silindrisnya bertumpuk. Jawaban: C

Soal 14. Perhatikan gambar rangkaian berikut ini!

Apabila diketahui R1 = 60 ohm, R2 = 30 ohm, dan R3 = 20 ohm. Besarnya I2 adalah … .
A. 0,2 A 
B. 0,4 A 
C. 0,6 A 
D. 0,8 A 
E. 1,2 A

Pembahasan
Berdasarkan informasi pada Gambar diketahui:
V = 12 volt ; R1 = 60 ohm, R2 = 30 ohm, dan R3 = 20 ohm
Tiga buah hambatan dirangkai secara pararel maka besarnya beda potensial di setiap cabang adalah sama.
Vtotal = V1 = V2 = V3

I masuk percabangan = I keluar percabangan
Jawaban: B

Soal 15. Pak Prajana sedang berada di mobil angkutan yang sedang melaju. Dia membawa segelas air teh tanpa tutup yang ia letakkan di dashboard (rak minuman). Tiba-tiba sopir angkot mengerem mendadak. Berdasarkan pemahaman Anda tentang pengaruh gaya pada gerak benda, apa yang akan terjadi pada air dalam gelas yang ditaruh di dashboard tersebut?
A. air diam
B. air tumpah sembarangan arah
C. air tumpah ke belakang
D. air tumpah ke depan
E. air berhamburan ke segala arah

Pembahasan
Berdasarkan hukum Newton tentang gerak khususnya hukum tentang sifat inertia benda, benda akan cenderung mempertahankan kedudukannya apabila gaya luar yang bekerja padanya ditiadakan. Benda yang sedang diam cenderung tetap diam, dan benda yang bergerak lurus beraturan cenderung akan tetap bergerak apabila gaya yang mempengaruhinya ditiadakan. Oleh karena mobil angkot semula bergerak dan direm mendadak maka saat direm bendabenda yang ada di dalam angkot tersebut akan berusaha mempertahankan geraknya. Jadi air the akan tumpah ke depan. Jawaban : D

Soal 16. Contoh peristiwa berikut yang merupakan penerapan konsep sains kaitannya dengan teknologi, lingkungan dan masyarakat adalah … .
A. penggunaan waterpass pada pemasangan keramik di lantai
B. enggunaan racun tikus untuk mengurangi serangan wabah hama tikus
C. penggunaan pompa air sebagai sarana irigasi di persawahan bagi petani
D. penggunaan dongkrak hidrolik pada bengkel mobil
E. penggunaan kompressor pada pengisian angin pada ban sepeda motor

Pembahasan
Keterkaitan konsep sains dengan teknologi, lingkungan dan masyarakat merupakan upaya penerapan konsep-konsep sains yang menggabungkan teknologi dan lingkungan bagi kesejahteraan masyarakat. Salah satu contohnya adalah penggunaan pompa air untuk mengairi area persawahan yang letaknya lebih tinggi dibandingkan letak sumber air. Teknologi pompa air digunakan untuk menjaga lingkungan sawah tetap terpelihara sumber airnya sehingga masyarakat petani tetap dapat melanjutkan penanaman padi di lahan yang sulit air. Jawaban: C

Bergabung ke dalam Grup Belajar Telegram

Yuk segera bergabung ke dalam Grup Telegram untuk mendapatkan Informasi TerUpdate. Untuk bergabung ke dalam grup Telegram bisa langsung klik tombol di bawah ini.