Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Materi PKK Kelas XI Tentang Sikap dan Perilaku Wirausaha

Sikap dan Perilaku Wirausaha

Dalam bagian artikel ini, kita akan membahas tentang atau mengenai bagaimana agar membentuk sikap dan perilaku wirausaha khususnya dalam bidang produk kreatif bangunan.

Karakteristik Dasar Seorang Wirausaha

Seorang wirausaha merupakan seorang innovator. Mereka menemukan ide mengenai peulang usaha dan mewujudkannya dalam bentuk badan usaha. Kemampuan manajerial dan membangun tim merupakan karakteristik dasar bagi seorang wirausaha. Lalu, bagaimana cara seseorang mampu mengasah ketiga aspek tersebut? Berikut ini dasar seorang wirausaha.

Sikap dan Perilaku Wirausaha, Karakteristik Dasar Seorang Wirausaha, Sikap dan Perilaku Seorang Wirausaha, Mengidentifikasi Kegagalan dan Keberhasilan

a. Memiliki presepsi

Memiliki presepsi terhadap ketidakpastian dan mampu menanggung risiko yang dihadapi. Pada dasarnya, kewirausahaan merupakan kegiatan menghindari risiko untuk mendapatkan keuntungan. Seorang wirausaha berani mempertaruhkan karier serta kemapanan keuangannya agar dia bisa mewujudkan ide usahanya, sekalipun usahanya masih dalam tahap ketidakpastian.

Namun, sering kali seorang wirausaha tidak sadar bahwa mereka telah mengambil risiko yang cukup besar karena mereka mengira risiko tersebut tidak berarti jika dibandingkan dengan keuntungan yang diperoleh. 

Risiko dikategorikan menjadi beberapa bagian sebagai berikut.

  • Risiko biasa (Risiko biasa adalah risiko yang dapat dihitung secara matematis)
  • Risiko Ambigu (Risiko Ambigu adalah risiko yang tidak dapat diukur secara matematis)
  • Ketidakpastian Murni (Ketidakpastian Murni adalah Ketidakpastian yang tidak bisa diukur dengan cara apa pun)

Ketidakpastian murni merupakan jenis risiko yang paling sering dihadapi oleh seseorang pengusaha, terutama jika badan usaha yang dimilikinya mengeluarkan produk baru yang sebelumnya belum ada di pasaran.

Berdasarkan sebuah studi yang dilakukan oleh ETH Zurich pada tahun 2014 menemukan bahwa dibandingkan dengan manajer biasa, para wirausahawan memiliki tingkat efisiensi lebih tinggi dalam pengambilan keputusan. BacaKaraketristik Kewirausahaan

b. Merancang dan menerapkan strategi

Memulai usaha sendiri membutuhkan kerja keras dan jangka waktu yang tidak sebentar. Selain itu, perlu strategi yang jitu agar upaya wirausaha anda tersebut berhasil, juga meminimalkan kegagalan.

Berikut ini strategi- strategi dari para pengusaha wirausaha yang berhasil.

1. Mencari pasar khusus yang belum tergarap

Strategi awal dalam menjadi seorang wirausaha adalah mencari pangsa pasar khusus (niche market) yang kebutuhan utamanya belum terpenuhi oleh competitor.

Caranya adalah dengan mengetahui kemampuan khusus pada usaha yang dimiliki. Tidak ada perusahaan yang mampu menampung kebutuhan semua konsumen.

Oleh sebab itu, celah-celah tersebut harus dimanfaatkan sebaik mungkin oleh seorang wirausaha.

2. Peka terhadap tren terbaru dan berani memulainya

Carilah kebutuhan dan keinginan terbaru dari para konsumen yang tumbuh dari perubahan tren disegi kultural,ekonomi,teknologi yang menjadi sinyal kesempatan pasar baru. Bertindaklah dengan cepat, jangan menunda terlalu lama.

3. Segera mengimplementasi ide menjadi sebuah tindakan

Kita tidak pernah memprediksi kapan waktu yang tepat dalam mewujudkan ide usaha. Oleh karena itu, kita harus segera mungkin dalam mewujudkan ide usaha. Perwujudan tersebut tentu saja harus disertai dengan perhitungan matang.

4. Hindari kata-kata yang mematahkan semangat

Agar usaha yang kita bangun bisa menjadi maju, kita harus mengabaikan ungkapan ketidakpercayaan yang dilontarkan oleh orang lain. Orang lain tetap mencari kesalahan- kesalahan yang ada dalam diri kita. Pada satu sisi, hal tersebut bisa menjadi bahan introspeksi bagi kita. Namun, apabila orang lain sudah memberikan kritik yang tidak masuk akal, kita harus membiarkan orang tersebut berbiacara sesuka hati mereka tanpa harus kita hiraukan.

5. Eksplorasikan kelemahan Kompetitor

Ambil pandangan kritis terhadap competitor. Dengarkan baik-baik akan kebutuhan dan complain dari konsumen prospektif saat melakukan penjajakan jasa/produk. Hal ini akan membantu mengidentifikasi kekurangan dan kelemahan competitor.

Sikap dan Perilaku Seorang Wirausaha

Seorang wirausaha yang bergerak dalam bidang produk kreatif bangunan harus memilki sifat-sifat positif yang dapat menunjang keberlangsungan usahanya. Berikut ini dijelaskan sifat-sifat yang wajib dimiliki oleh seorang wirausaha.

a. Selalu Berani Mengambil Risiko

Seseorang yang berfikir dan bertindak menjadi wirausaha sudah tentu memiliki konsekuensi untuk menghadapi risiko dalam perjalanan wirausahanya. Sebagian orang beranggapan, menjadi wirausaha adalah sebuah langkah riskan karena ia akan merintis ide baru yang dianggap tidak lazim ataupun mengagumkan hartanya untuk modal usaha.

Seorang wirausaha yang tangguh tentunya akan berani menghadapi risiko dipermulaan usahanya dibanding tetap berada dalam zona nyaman atau malah berada dalam kondisi yang kurang menguntungkan.

Sebuah pemikiran yang perlu dicermati dalam langkah wirausaha ke depan adalah selalu dan tetap mengambil risiko. Beberapa pengusaha yang sudah berhasil dan merasa nyaman dengan wirausahanya terkadang merasa usahanya sudah cukup setelah terkondisi dengan nyaman. Pada faktanya, sika tersebut bisa menghambat perkembangan tindakan-tindakan baru maka hal ini akan menjadi sesuatu yang berbahaya. Seseorang yang berhenti mengambil peluang-peluang baru akan mengalami kondisi masa depan yang terancam.

Kesimpulan, jika seseorang selalu berani mengambil risiko dan tidak cepat puas akan usahanya, risiko yang ditempuh akan menciptakan peluang-peluang baru yang mungkin akan menguntungkan pengusaha dalam konteks jangka waktu yang lebih panjang. Intinya seorang wirausaha tangguh harus selalu berani mengambil risiko. BacaRuang Lingkup Kewirausahaan

b. Bersikap Fleksibel

Sikap yang fleksibel erat kaitannya dengan sikap sebelumnya, yaitu berani mengambil risiko. Sebetulnya sikap fleksibel bisa diartikan pula sebagai sikap adaptif. Sikap fleksibel amat diperlukan di dunia usaha karena dari waktu ke waktu iklim usaha akan mengalami perubahan dan sifatnya sangat situasional sesuai dengan perkembangan terkini.

Seseorang yang fleksbel tentunya akan tanggap terhadap keadaan sehingga perubahan apapun yang tejadi, wirausaha akan tetap bertahan dengan mencari solusi yang terbaik untuk mempertahankan usahanya.

c. Berusaha Mengenal Bisnis Anda

Seorang wirausaha yang tangguh tentunya akan berupaya sebaik mungkin untuk mengenal apa yang terjadi dengan bisnisnya. Sikap yang bertolak belakang adalah sikap mengucilkan diri dan menganggap bisnis atau usaha yang dilakukan sudah berjalan dengan baik. Sebetulnya kita bisa memelihara sikap positif dengan melakukan banyak hal antara lain dengan melihat kondisi si sekitar bisnis kita, mengenal lebih jauh orangorang yang terlibat dalam bisnis yang kita jalankan. Initinya membuka diri terhadap informasi yang berkembang dan menghargai apa pun yang bisa membantu perkembangan bisnis yang kita jalankan.

d. Mengakui jika Memiliki Kesalahan

Elemen penting dalam mentalitas seorang wirausaha tangguh adalah mengakui apabila memiliki kesalahan. Terkadang manusia tidak menyadari bahwa ia tidak sempurna dan bisa saja memiliki kesalahan. Dalam dunia wirausaha, lebih baik mengakui kesalahan langkah dan memperbaikinya disbanding terus menjalankan usaha dalam konsep yang salah. Untuk mempertimbangkan salah atau benar langkah yang dilakukan, kita bisa melakukan komunikasi dengan orang yang terlibat dalam usaha maupun melakukan pengamatan dan observasi secara periodic terhadap usaha yang dilakukan.

e. Bersikap Jujur

Nilai etika yang harus dipegang oleh seorang wirausahawan adalah kejujuran. Kejujuran dapat menimbulkan respek dari customer atau konsumen. Dengan memegang prinsip kejujuran, seorang wirausaha dapat bertahan dalam usaha. Bayangkan jika kita sebagai wirausaha mencoba menipu konsumen dengan misalnya memberikan informasi yang menyesatkan tentang produknya, mungkin usaha tersebut tidak akan bertahan lama. Oleh karena itu, jika kita ingin menjadi wirausaha tangguh, mungkin prinsip kejujuran amat berharga sebagai modal awal.

f. Optimis dengan Masa Depan

Pada umumnya masyarakat menghormati seseorang yang berhati-hati serta bijaksana dengan masa depan. Sikap kehati-hatian barangkali tidak bermasalah, namun akan menjadi pokok permasalahan bila kehati-hatian itu menyebabkan hilangnya peluang bisnis yang lewat di depan mata. Prinsip dalam menjalankan usaha tentunya harus berani gagal namun sekaligus optimis bahwa dibalik usaha aka nada keberhasilan.

Berlawanan dengan sifat optimis adalah sifat pesimis. sifat pesimis sebenarnya erat dengan kaitan dengan fokus seseorang akan kegagalan. Oleh sebab itu, memelihara sifat ini akan membuyarkan rencana serta tindakan seorang wirausaha. Minimal seorang wirausaha akan berpikir maju mundur karena diliputi ketakutan dan kekhawatiran.

g. Memiliki gairah untuk berwirausaha

Wirausaha yang tangguh menjalankan usaha sepenuh hati. Bila kita bekerja sesuai dengan hobi tentunya proses mencapai keberhasilan tidak akan terasa berat. Semua terasa menyenangkan dan bayangkan bila terjun dalam sebuah usaha, katakanlah membuat sebuah produk yang kita sendiri tidak menyukainya. Walaupun gairah atau kecintaan terhadap bidang usaha yang kita geluti belum ada, sebenarnya kita berusaha memupukna antara lain dengan menciptakan hubungan emosional dengan pelanggan kita, tangkap apa yang mereka rasakan tentang produk kita dan koversikan menjadi sesuatu hal yang produktif bagi usaha.

Mengidentifikasi Kegagalan dan Keberhasilan Wirausaha

Pada dasarnya, ada beberapa hal untuk mengidentifikasi kegagalan dan keberhasilan wirausaha berdasarkan karakteristik serta sikap dan perilaku wirausaha sebagai berikut.

Identifikasi usaha berdasarkan karakertistik dan sikap wirausaha

Dream atau mimpi

Seorang wirasusaha mempunyai ambisi atau keinginan terhadap masa depan pribadi dan bisnis serta mempunyai kemampuan untuk mewujudkan impiannya. Seorang wirausaha mempunyai visi bagaimana keinginannya terhadap masa depan pribadi dan bisnisnya dan yang paling penting adalah dia mempunyai kemampuan untuk mewujudkan impiannya tersebut

Doers

Seorang wirausaha dalam membuat keputusan akan langsung menindaklanjuti. Mereka melaksanakan kegiatannya secepat mungkin. Seorang wirausaha tidak mau menunda-nunda kesempatan yang baik dalam bisnis.

Decisivenees

Seorang wirausaha adalah orang yang tidak bekerja lambat. Mereka membuat keputusan secara cepat dengan penuh perhitungan. Kecepatan dan ketepatan mengambil keputusan adalah faktor kunci dalam kesuksesan bisnis.

Determination

Seorang wirausaha melaksanakan kegiatannya dengan penuh perhatian, memiliki rasa percaya diri yang tinggi dan tidak menyerah, walaupun dihadapkan pada halangan dan rintangan yang tidak mungkin dapat diatasi.

Dedication

Dedikasi seorang wirausaha terhadap bisnisnya sangat tinggi, kadang-kadang mengorbankan kepentingan keluarga untuk sementara waktu. Wirausaha dalam melaksanakan kegiatannya tanpa mengenal lelah, semua perhatian dan kegiatannya dipusatkan sematamata untuk kegiatan bisnisnya.

Devotion

Seorang wirausaha yang mencintai pekerjaan bisnisnya dan produk yang dihasilkan akan mendorong keberhasilan yang sangat efektif untuk menjual produknya.

Details

Seorang wirausaha sangat memperhatikan faktor-faktor kritis secara rinci. Dia tidak mau bahkan tidak pernah mengabaikan faktor-faktor kecil yang dapat menghambat kegiatan usahanya.

Destiny

Seorang wirausaha bertanggung jawab terhadap nasib dan tujuan yang hendak dicapai dan tidak mau tergantung pada orang lain.

Dollars

Seorang wirausaha tidak mengutamakan pencapaian kekayaan karena motivasinya bukan karena masalah uang. Uang dianggap sebagai ukuran kesuksesan bisnisnya. Dia juga mempunyai asumsi apabila berhasil dalam bisinis, laba, bonus, hadiah pantas didapatkannya.

Distribute

Seorang wirausaha bersedia mendistribusikan kepemilikan bisnisnya pada orang-orang kepercayaannya, yaitu orang-orang kritis terhadap inovatif yang mau diajak untuk mencapai sukses


Berlangganan via Email