Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Sebelum Diamuk Massa, Basri Sempat Minta Kunci Sepmor Seorang Remaja

Tangerang Selatan - Jajaran Kepolisian Resor Tangerang Selatan, Banten, Senin (11/5/2020) sekitar pukul 16.00 WIB menggelar konferensi pers di mapolres setempat terkait perkembangan kasus penganiayaan yang menyebabkan Muhammad Basri (37) meninggal dunia.

Basri berpulang ke hadirat Ilahi keesokan harinya setelah diamuk massa di Jalan Raya Wana Kencana Sektor 12,4 Ciater, Tangerang Selatan, Banten pada Sabtu tengah malam (9/5/2020).
Kapolres Tangsel: Sebelum Diamuk Massa, Basri Sempat Minta Kunci Sepmor Seorang Remaja

Kapolres Tangerang Selatan AKBP Imam Setiawan, S.I.K., dalam keterangan persnya di depan awak media, menyebutkan saat kejadian, Muhammad Basri berada jauh dari kediamannya. Almarhum bermukim di Cengkareng, Jakarta, terpaut sekitar 20 km dari lokasi kejadian di Ciater, Tangsel, Banten.

Imam juga mengatakan di dalam saku pakaian korban, ditemukan satu kunci T yang biasanya dipakai oleh pelaku pencurian sepeda motor.

“Malam kejadian korban Berdua dengan temannya. Korban meminta kunci sepeda motor Raka (19) yang sedang berhenti. Seketika pemilik sepeda motor berteriak maling dengan suara cukup keras,” terang Kapolres tangsel.

Begitu diteriaki maling, sambung Imam Setiawan, teman korban langsung mengambil langkah seribu. Demikian juga Basri, dia lari dan masuk ke minimarket.

Teriakan Raka juga mengundang perhatian warga sekitar dan kemudian mengejar korban. Warga menangkap Basri dari dalam minimarket dan dibawa keluar dan kemudian terjadilah pengeroyokan.

“Akibat penyeroyokan itu kepala korban bocor dan terjadi pendarahan hebat. Setelah diantar ke Polsek Serpong, kemudian dilarikan ke rumah sakit. Besok paginya korban meninggal dunia,” terang Kapolres.

Saat ini polisi sudah menangkap dua pelaku pengeroyokan dan masih mengejar enam orang lainnya. Keduanya ditahan di Mapolsek Serpong. Polisi juga sedang memburu rekan korban yang berhasil melarikan diri pada malam kejadian.

Kepada wartawan, Kapolres Tangsel mengatakan pihaknya berkomitmen mengungkap kasus tersebut hingga tuntas. Semua pihak yang terlihat akan mendapatkan hukuman sesuai yang berlaku di Indonesia.
Video : Kapolres Tangsel: Sebelum Diamuk Massa, Basri Sempat Minta Kunci Sepmor Seorang Remaja

Masbabal.com

Berlangganan via Email