Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Makalah Transfusi Darah

Makalah - Makalah Tentang Transfusi Darah membahas Tentang :
➧ Apakah pengertian dari transfusi darah?
➧ Apakah indikasi pemberian transfusi darah?
➧ Bagaimakah penggolongan darah pada pasien transfusi darah?
➧ Bagaimana proses pengambilan darah donor?
➧ Bagaimana pemeriksaan skrining atau pemeriksaan uji saring pada darah donor?
➧ Apakah faktor-faktor yang memengaruhi pemberian transfusi darah?
➧ Apa saja komplikasi yang dapat terjadi pada pemberian transfusi darah?
➧ Apa saja langkah-langkah yang harus diambil untuk menghindarkan kesalahan identifikasi transfusi darah?
➧ Bagaimanakah persiapan pasien dalam pemberian transfusi darah?
➧ Bagaimanakah persiapan alat dalam pemberian transfusi darah?
➧ Bagaimanakah prosedur pelaksanaan pemberian transfusi darah?

BAB I PENDAHULUAN
Transfusi darah adalah suatu pemberian darah lengkap atau komponen darah seperti plasma, sel darah merah, atau trombosit melalui jalur IV (Potter, 2005).Tujuannya adalah untuk memenuhi kebutuhan klien terhadap darah sesuai dengan program pengobatan. Transfusi darah secara universal dibutuhkan untuk menangani pasien anemia berat, pasien dengan kelaian darah bawaan, pasien yang mengalami kecederaan parah, pasien yang hendak menjalankan tindakan bedah operatif dan pasien yang mengalami penyakit liver ataupun penyakit lainnya yang mengakibatkan tubuh pasien tidak dapat memproduksi darah atau komponen darah sebagaimana mestinya.
Apakah pengertian dari transfusi darah? Apakah indikasi pemberian transfusi darah? Bagaimakah penggolongan darah pada pasien transfusi darah? Bagaimana proses pengambilan darah donor? Bagaimana pemeriksaan skrining atau pemeriksaan uji saring pada darah donor? Apakah faktor-faktor yang memengaruhi pemberian transfusi darah? Apa saja komplikasi yang dapat terjadi pada pemberian transfusi darah? Apa saja langkah-langkah yang harus diambil untuk menghindarkan kesalahan identifikasi transfusi darah? Bagaimanakah persiapan pasien dalam pemberian transfusi darah? Bagaimanakah persiapan alat dalam pemberian transfusi darah? Bagaimanakah prosedur pelaksanaan pemberian transfusi darah?

Pada negara berkembang, transfusi darah juga diperlukan untuk menangani kegawatdaruratan melahirkan dan anak-anak malnutrisi yang berujung pada anemia berat (WHO, 2007). Tanpa darah yang cukup, seseorang dapat mengalami gangguan kesehatan bahkan kematian. Oleh karena itu, tranfusi darah yang diberikan kepada pasien yang membutuhkannya sangat diperlukan untuk menyelamatkan jiwa.

Angka kematian akibat dari tidak tersedianya cadangan tranfusi darah pada negara berkembang relatif tinggi. Hal tersebut dikarenakan ketidakseimbangan perbandingan ketersediaan darah dengan kebutuhan rasional. Di negara berkembang seperti Indonesia, persentase donasi darah lebih minim dibandingkan dengan negara maju padahal tingkat kebutuhan darah setiap negara secara relatif adalah sama. Indonesia memiliki tingkat penyumbang enam hingga sepuluh orang per 1.000 penduduk. Hal ini jauh lebih kecil dibandingkan dengan sejumlah negara maju di Asia, misalnya di Singapura tercatat sebanyak 24 orang yang melakukan donor darah per 1.000 penduduk, berikut juga di Jepang tercatat sebanyak 68 orang yang melakukan donor darah per 1.000 penduduk (Daradjatun, 2008).

Indonesia membutuhkan sedikitnya satu juta pendonor darah guna memenuhi kebutuhan 4,5 juta kantong darah per tahunnya. Sedangkan unit transfusi darah Palang Merah Indonesia (UTD PMI) menyatakan bahwa pada tahun 2008 darah yang terkumpul sejumlah 1.283.582 kantong. Hal tersebut menggambarkan bahwa kebutuhan akan darah di Indonesia yang tinggi tetapi darah yang terkumpul dari donor darah masih rendah dikarenakan tingkat kesadaran masyarakat Indonesia untuk menjadi pendonor darah sukarela masih rendah.

Hal ini dapat disebabkan oleh beberapa kendala misalnya karena masih kurangnya pemahaman masyarakat tentang masalah transfusi darah, persepsi akan bahaya bila seseorang memberikan darah secara rutin. Selain itu, kegiatan donor darah juga terhambat oleh keterbatasan jumlah UTD PMI di berbagai daerah, PMI hanya mempunyai 188 unit tranfusi darah (UTD). Mengingat jumlah kota/kabupaten di Indonesia mencapai sekitar 440.

Di rumah sakit, banyak terdapat pasien dengan perdarahan baik karena kecelakaan maupun post operasi, dalam keadaan seperti ini tentunya pasien membutuhkan darah untuk memenuhi kebutuhan darah. Tindakan untuk memenuhi kebutuhan darah ini dipenuhi dengan transfusi darah, dan sebagai seorang perawat kita sangat berperan dalam pemberian transfusi darah. Oleh karena itu, kemampuan perawat dalam pemberian transfusi darah perlu ditingkatkan.

Dari penjabaran di atas, menjadi latar belakang kami untuk menyusun makalah yang berjudul “Transfusi Darah”. Dengan harapan makalah ini dapat memberikan pengetahuan tentang transfusi darah.

BAB II PEMBAHASAN
➧ Apakah pengertian dari transfusi darah. Baca
➧ Apakah indikasi pemberian transfusi darah. Baca
➧ Bagaimakah penggolongan darah pada pasien transfusi darah. Baca
➧ Bagaimana proses pengambilan darah donor. Baca
➧ Bagaimana pemeriksaan skrining atau pemeriksaan uji saring pada darah donor. Baca
➧ Apakah faktor-faktor yang memengaruhi pemberian transfusi darah. Baca
➧ Apa saja komplikasi yang dapat terjadi pada pemberian transfusi darah. Baca
➧ Apa saja langkah-langkah yang harus diambil untuk menghindarkan kesalahan identifikasi transfusi darah. Baca
➧ Bagaimanakah persiapan pasien dalam pemberian transfusi darahBaca
➧ Bagaimanakah persiapan alat dalam pemberian transfusi darahBaca
➧ Bagaimanakah prosedur pelaksanaan pemberian transfusi darahBaca

Unduh Makalah Transfusi Darah


Berlangganan via Email