Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Cara Mengasah Skill Teknologi Pencari Kerja

Pelatihan Prakerja - Skill teknologi adalah salah satu keahlian yang akan membantu kita mendapat pekerjaan yang lebih baik atau menaiki tangga karier lebih tinggi. Kandidat yang baru masuk dunia kerja, atau profesional yang sudah berkecimpung dalam pekerjaan yang berkaitan teknologi sejak lama perlu mengasah kemampuan ini. Alasannya karena ilmu di bidang ini terus berkembang seiring zaman. 5 Cara Mengasah Skill Teknologi Pencari Kerja.
Cara Mengasah Skill Teknologi Pencari Kerja

Jadi, apakah Anda berniat belajar coding atau berusaha memahami analisis Big Data? Berikut ini tips mengasah keahlian di bidang IT bagi pencari kerja.

5 Cara Mengasah Skill Teknologi Pencari Kerja
➽ Cari Mentor Bayangan
Jika Anda belum sempat mengikuti pelatihan atau kelas khusus di bidang IT, cobalah untuk menemukan “mentor” yang tepat. Buat Anda yang belum bekerja, bisa ikutilah komunitas lalu temukan ahli di bidang IT yang paling dikagumi. Sementara bagi Anda yang sudah bergabung di perusahaan, lihatlah cara kerja senior terbaik bekerja, bagaimana ia menyelesaikan masalah, teknik yang digunakan, dan sebagainya.

Dalam hal ini, Anda tidak perlu memintanya menjadi mentor secara formal. Anda cukup memerhatikannya, sesekali berdiri di belakang saat ia bekerja, meminta saran dan kritik atas pekerjaan sendiri. Dengan memperbanyak interaksi dengan sang “mentor”, lama-lama Anda bisa memahami skill teknologi yang baru, dan menduplikasi cara kerjanya.

➽ Ikuti Pelatihan Sesuai Passion
Bila ingin meningkatkan keahlian bidang IT, mentor bayangan saja tidak cukup. Anda harus mengikuti pelatihan yang sebenarnya. Jadi, Anda mesti serius dan harus bisa mencari waktu untuk masuk kelas di sela-sela kesibukan kerja. Dari pelatihan resmi ini, Anda dapat mengasah skill teknologi sekaligus mendapatkan sertifikat untuk memperkaya CV.

Biar tidak merasa terpaksa, Anda harus memilih pelatihan bidang IT yang paling disukai. Kalau bisa, ilmu baru ini relevan dengan pekerjaan dan dapat membantu karier Anda di masa depan. Sebagai contoh, jika saat ini Anda bekerja sebagai Data Analyst, maka bisa belajar soal Machine Learning agar bisa membuka peluang profesi baru. Selain itu, Data Analyst yang sudah memiliki pemahaman ilmu statistika yang kuat dapat memperdalam pemrograman agar bisa meningkatkan karier menjadi Data Engineer atau Data Scientist.

➽ Temukan Variasi Sumber Belajar
Sebenarnya, ada berbagai sumber belajar ilmu bidang IT selain mentor dan pelatihan resmi. Anda dapat menonton video pembelajaran atau mengikuti boot camp.

Jika rajin mencari tahu informasi dari kanan-kiri, Anda bisa menemukan penyelenggara pelatihan yang menawarkan pembelajaran teori sekaligus praktik. Anda bahkan bisa terlibat dalam proyek sebenarnya. Jadi, Anda bisa mengaplikasikan ilmu secara real-time.

➽ Menghadiri Konferensi
Di dalam sebuah konferensi, Anda bisa bertemu dengan berbagai ahli bidang IT yang bekerja di banyak perusahaan hingga freelancer. Anda juga dapat menemui orang lain yang juga sedang belajar dan punya keinginan kuat untuk meningkatkan skill teknologi. Dari pertemuan ini, mungkin Anda tidak akan langsung menguasai satu bidang ilmu. Tetapi, Anda akan mendapatkan berbagai informasi tentang tren teknologi terkini.

Pengetahuan baru ini akan memperkuat alasan Anda untuk menekuni skill teknologi tertentu. Selain itu, Anda juga bisa memberikan rekomendasi kepada atasan terkait tren di bidang IT yang bisa berpengaruh pada kemajuan bisnis perusahaan.

➽ Pertimbangkan Proyek Sampingan
Anda pasti mengenal ungkapan “Practice Makes Perfect”. Artinya, setelah mengetahui teori dan memahami konsep, Anda harus sering berlatih untuk mengetahui sejauh mana hasil belajar. Anda bisa mengasah kemampuan tersebut dengan mencoba praktik, kapan pun, di mana pun, saat ada waktu luang.

Jika Anda sudah percaya diri dengan skill teknologi baru, tapi belum ada kesempatan untuk mengaplikasikannya di kantor, cobalah mencari proyek sampingan. Memang, pekerjaan sampingan akan membutuhkan waktu dan tenaga tambahan, serta komitmen tinggi agar tidak mengganggu tugas utama sebagai karyawan. Namun, proyek sampingan dapat memberi Anda pengalaman praktis dengan keterampilan baru yang mungkin belum pernah dipelajari selama kursus. Sebagai bonus, Anda juga akan mendapatkan uang!

Ketika sudah mendapat pekerjaan, bukan berarti Anda berhenti belajar. Anda harus terus mengembangkan diri, salah satunya dengan mengasah kemampuan teknologi. Dengan demikian, Anda akan tetap kompetitif di pasar kerja.

Sumber: qerja.com

Berlangganan via Email