Strategi Implementasi Kurikulum Merdeka Jalur Mandiri
Daftar Isi
Strategi IKM jalur mandiri
MASBABAL.COM - Kurikulum Merdeka yang menjadi kebijakan dari Kementerian Pendidikan,
Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikburistek) yang dimulai pada 2021
dengan kurikulum yang diterapkan pada Sekolah Penggerak. Pada tahun 2022 ini
Kemendikburistek akan mencoba untuk melakukan pendataan yang nantinya akan
menjadi dasar pada penerapan Kurikulum Merdeka ini kedepannya.
Ada beberapa strategi Implementasi Kurikulum Merdeka jalur mandiri yang akan
dijadikan tindak lanjut dari kebijakan Kemendikburistek.
Strategi Implementasi Kurikulum Merdeka jalur mandiri
Strategi pertama, Rute Adopsi Kurikulum Merdeka Secara Bertahap, pendekatan
strategi ini adalah bagaimana memfasilitasi satuan pendidikan mengenali
kesiapannya sebagai dasar menentukan pilihan Implementasi Kurikulum Merdeka
serta memberikan umpan balik berkala (3 bulanan) untuk memetakan kebutuhan
penyesuaian dukungan Implementasi Kurikulum Merdeka dari Pemerintah Pusat
maupun Pemerintah Daerah.
Strategi kedua, Menyediakan Asesmen dan Perangkat Ajar (High Tech), pendekatan
strategi yang menggunakan teknologi informasi dan komunikasi yang berfungsi
dalam menyediakan beragam pilihan asesmen dan perangkat ajar (buku teks, modul
ajar, contoh projek, contoh kurikulum) dalam bentuk digital yang dapat
digunakan satuan pendidikan dalam melakukan pembelajaran berdasarkan Kurikulum
Merdeka.
Strategi ketiga, Menyediakan Pelatihan Mandiri dan Sumber Belajar Guru (High
Tech), pendekatan strategi yang juga menggunakan teknologi informasi dan
komunikasi yang berfungsi dalam melakukan pelatihan mandiri Kurikulum Merdeka
yang dapat diakses secara daring oleh guru dan tenaga kependidikan untuk
memudahkan adopsi Kurikulum Merdeka disertai sumber belajar dalam bentuk
video, podcast, atau ebook yang bisa diakses daring dan didistribusikan
melalui media penyimpanan (flashdisk).
Strategi keempat, Menyediakan Narasumber Kurikulum Merdeka (High Touch),
pendekatan strategi yang digunakan dalam menyediakan narasumber kurikulum
merdeka dari Sekolah Penggerak/SMK PK yang telah mengimplementasikan Kurikulum
Merdeka.
Pengimbasan bisa dilakukan dalam bentuk webinar atau pertemuan luring yang
diadakan pemerintah daerah atau satuan pendidikan. Pertemuan luring bisa
dilakukan dalam bentuk seminar tatap muka, lokakarya, maupun pertemuan lainnya
yang dilakukan di daerah maupun di satuan pendidikan.
Strategi yang terakhir adalah strategi kelima, Memfasilitasi Pengembangan
Komunitas Belajar (High Touch), komunitas belajar dibentuk oleh lulusan Guru
Penggerak maupun diinisiasi pengawas sekolah sebagai wadah saling berbagi
praktik baik adopsi Kurikulum Merdeka di internal satuan pendidikan maupun
lintas satuan pendidikan.
Strategi Implementasi Kurikulum Merdeka jalur mandiri yang diawali dengan
pendataan yang dilakukan oleh Kemendikburistek dimaksudkan untuk melihat
kesiapan satuan pendidikan dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka.
Harapan dari pendataan ini adalah Kemendikburistek dapat melihat sejauh mana
kesiapan satuan pendidikan yang nantinya akan mengimplementasikan Kurikulum
Merdeka kedepannya dan tidak memaksakan implementasi secara masif.
