Profil Nanik S Deyang, Kepala BGN Baru Pengganti Dadan Hindayana

Daftar Isi
Profil Nanik S Deyang, Kepala BGN Baru Pengganti Dadan Hindayana

MASBABAL.COM - Nanik Sudaryati Deyang resmi ditunjuk sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) menggantikan Dadan Hindayana. Penunjukan tersebut diumumkan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dalam konferensi pers pada Selasa, 2 Mei 2025.

"Bapak Presiden memutuskan mengangkat Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional yang baru," ujar Mensesneg Prasetyo Hadi di hadapan awak media. Keputusan ini menjadikan mantan jurnalis senior tersebut sebagai pemimpin lembaga strategis yang bertanggung jawab mengawal program unggulan pemerintah, yakni Makan Bergizi Gratis (MBG).

Siapa Nanik S Deyang?

Nanik Sudaryati Deyang lahir di Madiun, Jawa Timur, pada 3 Januari 1968. Perjalanan hidupnya mencerminkan sosok yang menapaki karier dari bawah, mulai dari dunia jurnalistik hingga kursi pejabat negara.

Ia memulai karier profesional sebagai wartawan di Tabloid Bangkit sebelum kemudian meniti berbagai peran di sejumlah perusahaan media nasional. Rekam jejaknya tidak hanya terbatas pada profesi jurnalis lapangan, tetapi juga merambah ke level manajemen dan kepemimpinan di industri media.

Karier di Dunia Jurnalistik dan Media

Berdasarkan Data Pers 2014, Nanik tercatat pernah menjabat sebagai Pemimpin Umum Majalah Femme dan Direktur Utama Tabloid Info Kecantikan. Selain itu, ia juga memegang posisi komisaris di sejumlah media, di antaranya Info Kuliner, Peluang Usaha, dan The Politic.

Pengalaman panjang di dunia pers membentuk kepekaan Nanik terhadap berbagai isu strategis, mulai dari sosial, ekonomi, hingga politik nasional. Ia pun dikenal aktif terlibat dalam kegiatan sosial kemasyarakatan, khususnya yang berkaitan dengan pemberdayaan masyarakat dan pengentasan kemiskinan.

Kiprah Politik: Dari Tim Pemenangan Prabowo hingga Kabinet Merah Putih

Nama Nanik S Deyang mulai mendapat perhatian lebih luas di ranah politik nasional ketika ia bergabung dalam tim pemenangan Prabowo Subianto pada Pemilihan Presiden 2019. Kala itu, ia menjabat sebagai Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Koalisi Adil Makmur untuk pasangan Prabowo Subianto–Sandiaga Uno.

Loyalitas dan kontribusinya dalam ekosistem politik Prabowo terbukti berlanjut setelah sang jenderal berhasil memenangkan Pilpres 2024. Berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 145/P Tahun 2024, Nanik dilantik sebagai Wakil Kepala I Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) untuk periode 2024–2029 setelah Kabinet Merah Putih resmi dibentuk.

Komisaris Pertamina hingga Wakil Kepala BGN

Pada Juni 2025, Nanik kembali mendapat kepercayaan baru dari pemerintah dengan ditunjuk sebagai Komisaris Independen PT Pertamina (Persero), perusahaan energi pelat merah terbesar di Indonesia. Penunjukan ini semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu figur kepercayaan dalam lingkaran pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Beberapa bulan berselang, tepatnya pada 17 September 2025, Nanik diangkat menjadi Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi. Seiring dengan pengangkatan tersebut, ia juga secara resmi diberhentikan dari jabatannya di Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan.

Puncak Karier: Memimpin Badan Gizi Nasional

Penunjukan Nanik sebagai Kepala BGN menandai babak baru dalam perjalanan kariernya sebagai pejabat publik. Posisi ini menempatkannya sebagai pimpinan tertinggi lembaga yang menjadi tulang punggung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis—salah satu janji kampanye utama Presiden Prabowo yang kini tengah dalam tahap implementasi nasional.

Sebelum menjabat sebagai kepala, Nanik telah lebih dahulu memahami seluk-beluk institusi ini melalui posisinya sebagai Wakil Kepala BGN. Pengalaman tersebut dinilai menjadi bekal yang relevan untuk memimpin lembaga yang tugasnya bersinggungan langsung dengan pemenuhan gizi jutaan rakyat Indonesia.

Kontroversi: Saksi Kasus Hoaks Ratna Sarumpaet

Di luar rekam jejak profesionalnya, nama Nanik S Deyang sempat terseret dalam pusaran kasus yang cukup menyita perhatian publik. Pada tahun 2018, ketika kasus hoaks penganiayaan aktivis Ratna Sarumpaet mencuat ke permukaan, Nanik dipanggil sebagai saksi oleh penyidik Polda Metro Jaya.

Ia dimintai keterangan dalam proses penyelidikan kasus yang sempat mengguncang dinamika politik nasional menjelang Pilpres 2019 tersebut. Namun demikian, perannya dalam kasus itu terbatas sebagai saksi dan tidak berujung pada proses hukum lebih lanjut terhadap dirinya.

Tantangan Memimpin BGN di Era Program MBG

Sebagai kepala BGN yang baru, Nanik mewarisi tantangan yang tidak ringan. Program Makan Bergizi Gratis yang dikelola BGN menyasar jutaan penerima manfaat di seluruh penjuru Indonesia, sehingga membutuhkan tata kelola, koordinasi lintas sektor, dan komunikasi publik yang efektif.

Latar belakang Nanik sebagai jurnalis senior dan praktisi media diyakini menjadi nilai tambah tersendiri, terutama dalam aspek komunikasi publik dan manajemen narasi kebijakan. Kini publik menanti langkah konkret yang akan diambilnya dalam memastikan program unggulan pemerintah tersebut berjalan tepat sasaran dan berdampak nyata bagi masyarakat Indonesia.



Pertanyaan Umum (FAQ)

Siapa Nanik S Deyang yang baru ditunjuk sebagai Kepala BGN?

Nanik Sudaryati Deyang adalah mantan jurnalis senior yang lahir di Madiun, Jawa Timur, pada 3 Januari 1968. Ia memiliki latar belakang panjang di dunia media dan pernah menjabat berbagai posisi strategis di pemerintahan era Presiden Prabowo Subianto sebelum resmi dilantik sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).

Kapan Nanik S Deyang ditunjuk sebagai Kepala Badan Gizi Nasional?

Penunjukan Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN diumumkan oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dalam konferensi pers pada Selasa, 2 Mei 2025.

Siapa pendahulu Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN?

Nanik S Deyang menggantikan Dadan Hindayana sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).

Apa saja jabatan yang pernah dipegang Nanik S Deyang sebelum memimpin BGN?

Sebelum menjadi Kepala BGN, Nanik pernah menjabat sebagai Wakil Kepala I BP Taskin (berdasarkan Keppres No. 145/P Tahun 2024), Komisaris Independen PT Pertamina (Persero) pada Juni 2025, dan Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi sejak 17 September 2025.

Apa hubungan Nanik S Deyang dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG)?

Sebagai Kepala BGN, Nanik S Deyang kini bertanggung jawab memimpin lembaga yang menjadi pengelola utama dan pengawal implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG), salah satu program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.