Soal dan Jawaban Pre Post Asessment Pembinaan dan Komunikasi Seri Semangat Guru 2

Soal dan Jawaban Pre Post Asessment Pembinaan dan Komunikasi Seri Semangat Guru 2. Soal & Jawaban Kuis Pre Asessment Pembinaan dan Komunikasi Seri Semangat Guru 2 Kompetensi Nonteknis Pendukung Implementasi Kurikulum Merdeka

Program ini dirancang untuk memberikan solusi peningkatan kemampuan nonteknis (soft skills) bagi para guru dan tenaga kependidikan, sebagai penunjang dalam implemetasi Kurikulum Merdeka.

Soal dan Jawaban Pre Post Asessment Pembinaan dan Komunikasi Seri Semangat Guru 2

Soal dan Jawaban Pre Post Asessment Pembinaan dan Komunikasi Seri Semangat Guru 2

Soal dan Jawaban Pre Asessment Pembinaan dan Komunikasi Seri Semangat Guru 2

1. Berikut ini definisi coaching yang tepat adalah

A. Proses mengajarkan individu untuk memilih, mempersiapkan diri dalam mencapai suatu tujuan.
B. Proses memberitahu antar individu dari yang sebelumnya tidak tahu menjadi tahu.
C. Proses partnering/bermitra antara coach dengan coachee untuk memaksimalkan potensi coachee.
D. Proses menasihati keterampilan individu dalam hal karir/pekerjaan.

2. Guru yang menjalankan proses coaching (teacher as a coach) akan memicu …….. yang pada akhirnya mendorong perubahan diri coachee, kecuali:

A. Inspirasi
B. Provokasi Pikiran
C. Refleksi
D. Perintah

3. Hubungan yang terbangun antara coach dengan coachee adalah

A. Partnering (bermitra)
B. Berteman
C. Berlawanan
D. Tidak setara

4. Dikutip dari 5 Erickson Principle, dalam memandang seorang coachee, coach menyadari hal-hal sebagai berikut, kecuali:

A. Setiap orang pada hakikatnya baik. (Everyone is okay)
B. Selalu ada perbaikan atau perubahan menjadi lebih baik. (Change is inevitable)
C. Setiap orang punya niat baik. (Everyone have a good intention)
D. Hanya sedikit orang yang memiliki potensi yang dapat dikembangkan.

5. Framework yang digunakan dalam kegiatan coaching adalah

A. GROW
B. SMART GOALS
C. SIX THINKING HATS
D. SWOT ANALYSIS

6. Berikut ini yang termasuk dalam tugas seorang coach adalah:

A. Memberi pertanyaan untuk membantu coachee membangun kerangka berpikir, sehingga muncul solusi-solusi dari dirinya sendiri terkait topik yang dibahas.
B. Memberikan dukungan baik emosi maupun psikis.
C. Sebagai role model.
D. Memberikan arahan individu dalam pengembangan karir dan keahlian.

7. Tujuan dilakukannya coaching secara umum adalah

A. Memberikan ruang aman kepada individu untuk bertumbuh.
B. Melakukan improvement atau perbaikan dari keadaan yang sekarang menuju keadaan yang lebih baik yang ingin diupayakan.
C. Memberikan pendampingan kepada individu.
D. Melatih yang belum bisa menjadi bisa.

8. Huruf G dalam framework coaching memiliki akronim sebagai:

A. Gain
B. Goals
C. Good
D. Get

9. Coach membantu coachee mengasah kesadaran diri untuk menyadari titik awal dimana ia berada dan titik akhir perubahan/perbaikan diri. Sehingga coachee makin yakin dengan apa yang ingin dituju. Hal ini termasuk tahapan framework coaching yaitu:

A. Reality
B. Goals
C. Options
D. Will

10. Coach menanyakan apa saja kiranya potensi, sumber daya, atau kesempatan yang bisa dimanfaatkan untuk menciptakan solusi. Coach membantu coachee mengasah daya imajinasi dan kreatifitasnya untuk menemukan solusi yang tepat dan mudah untuk dilaksanakan.

A. Reality
B. Goals
C. Options
D. Will

Soal dan Jawaban Post Asessment Pembinaan dan Komunikasi Seri Semangat Guru 2

1. Berikut ini definisi coaching yang tepat adalah

A. Proses mengajarkan individu untuk memilih, mempersiapkan diri dalam mencapai suatu tujuan.
B. Proses memberitahu antar individu dari yang sebelumnya tidak tahu menjadi tahu.
C. Proses partnering/bermitra antara coach dengan coachee untuk memaksimalkan potensi coachee.
D. Proses menasihati keterampilan individu dalam hal karir/pekerjaan.

2. Guru yang menjalankan proses coaching (teacher as a coach) akan memicu …….. yang pada akhirnya mendorong perubahan diri coachee, kecuali:

A. Inspirasi
B. Provokasi Pikiran
C. Refleksi
D. Perintah

3. Hubungan yang terbangun antara coach dengan coachee adalah

A. Partnering (bermitra)
B. Berteman
C. Berlawanan
D. Tidak setara

4. Dikutip dari 5 Erickson Principle, dalam memandang seorang coachee, coach menyadari hal-hal sebagai berikut, kecuali:

A. Setiap orang pada hakikatnya baik. (Everyone is okay)
B. Selalu ada perbaikan atau perubahan menjadi lebih baik. (Change is inevitable)
C. Setiap orang punya niat baik. (Everyone have a good intention)
D. Hanya sedikit orang yang memiliki potensi yang dapat dikembangkan.

5. Framework yang digunakan dalam kegiatan coaching adalah

A. GROW
B. SMART GOALS
C. SIX THINKING HATS
D. SWOT ANALYSIS

6. Berikut ini yang termasuk dalam tugas seorang coach adalah:

A. Memberi pertanyaan untuk membantu coachee membangun kerangka berpikir, sehingga muncul solusi-solusi dari dirinya sendiri terkait topik yang dibahas.
B. Memberikan dukungan baik emosi maupun psikis.
C. Sebagai role model.
D. Memberikan arahan individu dalam pengembangan karir dan keahlian.

7. Tujuan dilakukannya coaching secara umum adalah

A. Memberikan ruang aman kepada individu untuk bertumbuh.
B. Melakukan improvement atau perbaikan dari keadaan yang sekarang menuju keadaan yang lebih baik yang ingin diupayakan.
C. Memberikan pendampingan kepada individu.
D. Melatih yang belum bisa menjadi bisa.

8. Huruf G dalam framework coaching memiliki akronim sebagai:

A. Gain
B. Goals
C. Good
D. Get

9. Coach membantu coachee mengasah kesadaran diri untuk menyadari titik awal dimana ia berada dan titik akhir perubahan/perbaikan diri. Sehingga coachee makin yakin dengan apa yang ingin dituju. Hal ini termasuk tahapan framework coaching yaitu:

A. Reality
B. Goals
C. Options
D. Will

10. Coach menanyakan apa saja kiranya potensi, sumber daya, atau kesempatan yang bisa dimanfaatkan untuk menciptakan solusi. Coach membantu coachee mengasah daya imajinasi dan kreatifitasnya untuk menemukan solusi yang tepat dan mudah untuk dilaksanakan.

A. Reality
B. Goals
C. Options
D. Will