Latihan Soal Pretest TK/PAUD PPG Dalam Jabatan 2022 Tipe D

Beberapa Contoh Soal Latihan Ujian Akademik TK/PUAD PPG Dalam Jabatan 2022. Soal Pretest TK/PUAD lengkap Kunci Jawaban di bawah ini bisa Bapak/Ibu baca sebagai latihan menghadapi Ujian Akademik PPG Daljab 2022.
Soal Ujian Kademik PPG Daljab Tahun 2022 Pretest PPG 2022

Latihan Pretest TK/PAUD PPG Dalam Jabatan 2022 #D

💗Petunjuk:
Bacalah Soal dibawah ini dan Pilihlah salah satu jawaban yang dianggap paling benar sebelum Melihat Kunci Jawaban Paling bawah. Berilah tanda silang (x) pada butir A, B, C, D, atau E yang Anda anggap sebagai jawaban yang paling tepat!

1. Bermain bersama teman melatih anak untuk belajar membina hubungan dengan sesamanya. Baik  menggunakan alat permainan ataupun tanpa alat main, anak akan belajar mengalah, memberi, menerima, dan saling menolong. Pernyataan tersebut menguatkan bahwa kegiatan bermain memiliki urgensi dalam aspek….
A. Kognitif
B. Bahasa
C. Sosial emosional
D. Fisik motorik
E. Seni

2. Bermain merupakan serangkaian kegiatan atau aktivitas anak untuk bersenang-senang. Melalui bermain anak mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan segala potensi yang ada dalam dirinya, termasuk imajinasi. Anak akan lebih fokus pada pengalaman yang mereka lakukan pada saat sedang bermain [a]. Saat main, anak tersenyum dan tertawa tanpa menunjukkan ada kekhawatiran atau kecemasan sedikit pun [b]. Bermain menjadikan seluruh perkembangan anak terstimulasi dengan maksimal [c].
Pernyataan di atas menunjukkan bahwa butir [a], [b], dan [c] menjelaskan bahwa bermain memiliki karakteristik sebagai berikut….
A. Lebih berorientasi pada proses – menyenangkan – nonliteral
B. Non literal – menyenangkan – didorong oleh motivasi intrinsik
C. Lebih berorientasi pada proses – menyenangkan – bermakna
D. Episodik – non literal – bermakna
E. Motivasi eksternal – menyenangkan – lebih berorientasi pada proses

3. Ketika bermain, seorang anak kadangkala berimajinasi dan mengeluarkan ide-ide yang tersimpan di dalam pemikirannya. Anak akan mengekspresikan pengetahuan yang dimiliki sekaligus mendapatkan pengetahuan baru dari pengalaman bermain tersebut. Guru akan dapat semakin mengenal seorang anak pada saat mengamati kegiatan bermain tersebut. Bahkan, melalui kegiatan bermain pura-pura, guru akan dapat menemukan kesan kesan dan harapan seorang anak terhadap orang dan keluarganya. Konteks tersebut sesuai dengan urgensi bermain terhadap aspek perkembangan …..
A. Sosial
B. Kognitif
C. Fisik motorik
D. Bahasa
E. Emosional

4. Pernyataan berikut ini yang mendeskripsikan bahwa kegiatan bermain memiliki manfaat yang sangat penting dalam perkembangan fisik dan motorik anak adalah….
A. Anak belajar mengenal kemampuan diri dan membandingkannya dengan orang lain, kemudian menguji kemampuannya dengan mencoba peran baru dan mengetahui dampak yang ditimbulkan dari tingkah lakunya terhadap orang lain
B. Kegiatan bermain memberi kesempatan seorang anak untuk belajar menghadapi situasi kehidupan pribadi sekaligus memecahkan masalah.
C. Kegiatan bermain memungkinkan anak menggerakkan dan melatih seluruh otot tubuhnya sehingga anak memiliki kecakapan gerakan dan kepekaan penginderaan.
D. Saat bermain, anak mendapatkan pengalaman melalui eksplorasi dan memanipulasi segala sesuatu yang ada di lingkungan sekitarnya, terutama mengenal warna, bentuk, ukuran, tekstur, dan membedakan objek.
E. Anak memiliki pengalaman untuk mencoba melafalkan kosa kata yang baru dikenalnya

5. Perilaku non literal anak dalam bermain digambarkan dalam butir berikut ini, yakni….
A. Anak memulai kegiatan bermain dengan cara membagi peran masing-masing
B. Anak menyusun puzzle sebanyak 15 keping menjadi sebuah bentuk utuh yang bermakna
C. Anak mencampur cairan warna biru dengan warna kuning sehingga menghasilkan warna hijau
D. Anak menari dan menyanyi di hadapan teman-temannya
E. Anak melakukan kegiatan membeli dan menjual dengan menggunakan barang-barang bekas

6. Pada saat kegiatan di sentra balok, seorang anak sedang membawa beberapa unit balok untuk disusun menjadi sebuah rumah. Seorang teman datang menghampiri dan mengatakan akan bersama membantu membuat rumah tersebut. Mereka kemudian terlihat menghimpun beberapa unit balok dan terlibat percakapan untuk membangun rumah tingkat yang tinggi. Ibu guru datang menghampiri dan mengamati kegiatan mereka berdua, tidak mencoba terlibat di dalam kegiatan bermain tersebut. Peran guru dalam kondisi seperti ini termasuk dalam jenis….
A. Onlooker
B. Stage manager
C. Pemberi pijakan
D. Co-player
E. Pendamping

7. Peran guru sebagai teman bermain (co-player) dalam kegiatan bermain anak digambarkan dalam ilustrasi yang tepat berikut ini, yaitu….
A. Dua anak sedang bermain masak-masakan dengan menggunakan peralatan yang ada, seperti panci, kompor, sendok, garpu, dsb. Guru mengamati sambil mendokumentasikan kegiatan tersebut.
B. Guru menyiapkan skenario bermain operet yang akan dilakukan oleh anak dalam satu kelas. Guru yang akan berperan sebagai tokoh utama dalam operet tersebut.
C. Anak-anak sedang bermain jual beli di sentra bermain peran. Anak-anak memiliki ide untuk menjual layaknya di swalayan. Guru menyarankan agar mereka menata barang belanjaan seperti di swalayan dan menggunakan uang-uangan kertas untuk alat pembayarannya.
D. Anak bekerja sama untuk membangun istana dengan menggunakan balok. Anak berbagi tugas; satu anak membuat pondasi, membuat pagar, dan bangunan inti istana. Guru merapikan dan membereskan mainan anak-anak.
E. Guru menyiapkan seperangkat unit balok dengan beragam pilihan di lemari yang terbuka kemudian meminta anak mengambil satu per satu balok tersebut untuk dimainkan.

8. Guru meletakkan biji-bijian di dalam wadah. Anak mencoba untuk memasukkan biji tersebut satu per satu ke dalam botol dengan menggunakan penjepit kecil (pinset) dengan cermat. Ilustrasi ini mencontohkan bahwa kegiatan bermain penting dalam mengembangkan aspek perkembangan….
A. Motorik halus
B. Motorik kasar
C. Kognitif
D. Bahasa
E. Sosial

9. Simbolisasi dalam bermain merupakan cara anak merepresentasikan kemampuan berpikirnya yang terlihat dari bagaimana anak mencoba untuk meniru atau melakukan apa yang dipikirkannya, seperti meniru menjadi seorang montir yang sedang bekerja memperbaiki mobil yang rusak. Hal ini mendeskripsikan bahwa kegiatan bermain penting sekali dalam kaitannya dengan aspek perkembangan….
A. Bahasa
B. Kognitif
C. Sosial
D. Fisik motorik
E. Emosional

10. Pilihan jawaban yang tepat untuk menunjukkan bahwa bermain memiliki karakteristik episodik adalah…
A. Ani sedang asyik membuat kue-kuean dengan menggunakan adonan dari tepung terigu.
B. Ciya meniru gaya ibu guru pada saat mengajar di kelas.
C. Rudi tertawa gembira sesaat setelah berhasil menendang bola ke dalam gawang.
D. Raka bermain peran, dimulai dari menata alat main, bermain pura-pura menjadi ayah bersama teman kemudian mengakhirinya saat jam makan siang tiba.
E. Sari sedang mengumpulkan dedaunan kering dan menyusunnya menjadi kolase

Kunci Jawaban
1. C .Sosial
2. C.Lebih berorientasi pada proses – menyenangkan – bermakna
3. B.Kognitif
4. C.Kegiatan bermain memungkinkan anak menggerakkan dan melatih seluruh otot tubuhnya sehingga anak memiliki kecakapan gerakan dan kepekaan penginderaan
5. E.Anak melakukan kegiatan membeli dan menjual dengan menggunakan barang-barang bekas
6. B.Stage manager
7. C.Anak-anak sedang bermain jual beli di sentra bermain peran. Anak-anak memiliki ide untuk menjual layaknya di swalayan. Guru menyarankan agar mereka menata barang belanjaan seperti di swalayan dan menggunakan uang-uangan kertas untuk alat pembayarannya.
8. A.Motorik halus
9. B.Kognitif
10. D.Raka bermain peran, dimulai dari menata alat main, bermain pura-pura menjadi ayah bersama teman kemudian mengakhirinya saat jam makan siang tiba

Download Soal dan Kunci Jawaban